Info BeasiswaPendidikan

Verifikasi Berkas LPDP dan Kelengkapannya

Verifikasi Dokumen LPDP – Dari banyaknya jenis beasiswa, mungkin hanya LPDP yang menyaratkan untuk melakukan verifikasi berkas sebelum maju ke tahapan interview. Hal ini dilakukan guna mencegah pemalsuan dokumen dan pemalsuan identitas pelamar beasiswa. Pemalsuan dokumen mungkin saja terjadi mengingat banyaknya jasa yang menawarkan sertifikat Bahasa asing palsu atau jasa ijazah palsu. Namun, hal apa sajakah yang kamu butuhkan untuk melewati tahapan ini?

Saat kamu melakukan pendaftaran online dengan mengisi borang dan mengupload dokumen, pastikan apa yang kamu unggah pada borang online tersebut sesuai dengan berkas aslinya karena hal ini lah yang akan kamu hadapi ketika melakukan verifikasi berkas lpdp. Lantas berkas apa saja yang harus kamu persiapkan jauh-jauh hari sebelum verifikasi berkas lpdp dan menghadapi interview.

Berikut berkas yang harus dipersiapkan saat verifikasi berkas lpdp

1 – Dokumen Negara

Ijazah
Ijazah – Pixabay

Saat verifikasi berkas lpdp, hal utama yang harus kamu persiapkan lebih dahulu adalah dokumen negara. Ada pun dokumen negara yang dimaksud lpdp ialah ijazah S1 bagi pendaftar program magister dan ijazah S2 bagi pendaftar program doktoral, trasnkip nilai, KTP, dan Kartu Keluarga bagi pendaftar Afirmasi. Pastikan semua berkas adalah asli dan sesuai dengan apa yang sudah kamu unggah dalam laman resmi lpdp, karena jika terdapat perbedaan dan kesalahan maka akan merugikan dirimu sendiri selaku pelamar beasiswa.  Namun bagi fresh graduate yang baru saja lulus, kamu dapat menggunakan surat keterangan lulus dari universitas asal yang sudah distempel basah oleh pejabat kampus terkait, dan bagi pelamar yang belum memiliki e-KTP karena masih dalam proses pengurusan di dinas catatan sipil, kamu dapat menggunakan surat keterangan identitas dari dinas terkait dan distempel basah.

2 – Sertifikat dan Dokumen Kesehatan

IELTS
IELTS – Pixabay

Yang tak kalah penting saat verifikasi berkas lpdp ialah sertifikat Bahasa asing dan sertifikat prestasi lainnya. Untuk sertifikat Bahasa asing, biasanya pihak verifikator akan memintamu untuk menunjukan dokumen aslinya dan akan meraba di bagian tertentu, jika sertifikat tersebut palsu maka kamu akan dimasukan ke dalam daftar blacklist lpdp. Di antara berkas lainnya, mungkin sertifikat Bahasa asing yang paling menjadi perhatian khusus oleh lpdp karena sudah terdapat beberapa pelamar yang menggunakan sertifikat palsu. Di sisi lain, jika kamu memiliki sertifikat prestasi atau sertifikat penunjang lainnya, kamu harus mampu menunjukan dokumen aslinya sesuai dengan apa yang sudah kamu unggah di borang online.

Lpdp menyaratkan bahwa semua pelamar harus melampirkan surat keterangan sehat, surat keterangan bebas narkoba, surat keterangan bebas TB bagi pelamar luar negeri. Kamu harus memastikan bahwa semua dokumen tersebut didapatkan dari rumah sakit pemerintah, sesuai dengan anjuran yang dicantumkan dalam buku panduan lpdp. Semua dokumen kesehatan hanya berlaku selama 6 bulan ke depan semenjak dokumen atau surat keterangan tersebut dibuat, jika kamu mengunggah dan melampirkan dokumen kesehatan yang sudah lewat dari 6 bulan, kemungkinan kamu tidak akan diizinkan untuk maju ke tahapan selanjutnya. Jadi selalu pastikan bahwa kamu mengikuti semua prosedur yang sudah disyaratkan oleh lpdp.

3 –  LoA, Rencana Studi, dan Dokumen Pendukung

LoA
LoA-Pixabay

Tujuan dari verifkasi berkas lpdp bukan hanya untuk mengecek dokumen negara dan sertifikat Bahasa, namun juga beberapa dokumen lainnya seperti Letter of Acceptance atau LoA. Jika kamu sebelumnya melampirkan LoA di dalam  borang online lpdp maka kamu juga harus bisa menunjukan berkas tersebut, namun apa jadinya jika saat pendaftaran online kamu belum melapirkan dan saat verifikasi berkas lpdp kamu baru mendapatkannya?. Kamu tetap bisa menunjukannya kepada tim verifikator karena biasanya mereka akan bertanya mengenai hal tersebut kepada pelamar. Selain LoA, tim verifikator juga akan menanyakan essay rencana studi dan dokumen pendukung lainnya yang mungkin sudah kamu unggah di laman resmi mereka, termasuk biodata yang harus pelamar unduh di laman resmi saat pengumuan kelulusan dokumen.

Sebelum melakukan verifikasi berkas lpdp, pelamar akan diminta untuk mencetak kartu peserta yang nantinya harus diserahkan kepada tim verifikasi lpdp. Jika berkas dianggap layak dan memenuhi maka tim verivikator akan membubuhkan tandatangan dan stempel pada kertas tersebut dan kertas tersebut yang nantinya akan dijadikan tiket oleh peserta untuk maju ke tahapan selanjutnya.

Perhatikan juga bahwa pelamar harus mengikuti prosedur antrean yang telah dibuat oleh lpdp, karena untuk melakukan verifikasi berkas lpdp pelamar diharuskan datang di jadwal yang sudah ditentukan dan mengambil antrean yang sudah disediakan. Tim verifikator akan memanggil nama pelamar berdasarkan jadwal dan nomor antrean yang dimiliki. Jika kamu masih bingung dan ingin mengerti lebih jauh mengenai proses seleksi lpdp, kamu dapat mengunjungi situs akupaham karena banyak sekali sumber ilmu pengetahuan yang akan dibagikan di setiap harinya, baik tentang kesehatan maupun info seputar beasiswa dan verifikasi dokumen lpdp.

Tags

Your heart may broken but not your mind. Sharing not only for your love but also for your life.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close