Populer

Untukmu yang Telah Meninggalkanku

Cinta memang indah, selalu mengajarkan kebaikan dalam segala aspek kehidupan. Meskipun cinta itu menjelma menjadi sesuatu yang pahit sekalipun. Untukmu yang telah meninggalkan aku seorang diri dalam keterpurukan dan tanpa alasan yang jelas, aku ucapkan terimakasih. Terimakasih untuk setiap pelajaran cinta yang tidak pernah aku dapatkan sebelumnya dari siapapun. Pelajaran ini begitu berarti dan akan aku jadikan bekal untuk menghadapi hari esok.

Ditinggalkan memang tidak menyenangkan, tetapi kali ini kamu meninggalkanku dengan sejuta kebaikan. Karena cintaku yang begitu tulus dan murni sehingga mampu merubah semua pahit ini menjadi sesuatu yang indah dan berarti di hatiku. Berikut adalah hal-hal yang telah kamu berikan padaku selepas kamu meninggalkanku tanpa alasan yang jelas.

Terimakasih untuk Semua Pelajaran Cinta

  • Mencintai adalah Mengikhlaskan
cinta itu ikhlas
cinta itu ikhlas

Tak ada cinta jika tak ada rasa ikhlas di hati. Entah ikhlas menerima semua kekuranganmu atau ikhlas karena telah memilihmu untuk aku cintai. Sedari awal aku sadari bahwa ketika aku mencintai salah satu makhluk Tuhan maka aku harus menyertai rasa ikhlas di dalamnya. Kali ini aku harus ikhlas untuk kau tinggalkan tanpa alasan yang jelas. Aku akan berhenti bertanya mengapa kau meninggalkan aku? tetapi aku akan berdamai dengan diri sendiri dan mengikhlaskan kamu pergi. Aku ikhlas dengan kepergianmu karena aku mencintaimu. Apalah cinta jika tanpa ikhlas, itu semua hanya keegosian belaka.

  • Cinta itu Beradab

Cinta selalu mengajarkan kebaikan. Begitupun dengan adab atau etika yang selalu mengajarkan cinta. Darimu aku belajar bahwa sebelum jatuh cinta, seharusnya adab harus didahulukan. Sehingga jika kelak aku tidak ingin mencintaimu lagi atau pun sebaliknya. Aku akan menyampaikannya dengan baik, meskipun terasa berat. Tapi apalah kecantikan dan kegagahan diri tanpa adab? Cinta akan menjadi arogan dan egois. Kita bisa saja meninggalkan orang lain, namun di sini aku belajar bahwa sedikit alasan sudah menjadikan pribadi kita menjadi pribadi yang beradab dalam memutuskan hubungan, selama alasan tersebut masuk akal. Dan di sini aku belajar, bahwa hubungan antar manusia dewasa tidak seharusnya menggantung tanpa kejelasan karena Tuhan pun tidak pernah malu untuk menunjukan cintaNya atau pun menunjukan marahNya kepada manusia. Tapi aku paham, kau bukan Tuhan.

  • Cinta itu Fokus

Setelah aku memutuskan untuk mencintaimu dan melupakan semua yang berusaha datang kepadaku. Di saat itulah aku hanya akan fokus kepadamu. Namun, sikapmu yang membuatku terpuruk dan membuatku tak mampu memejamkan mata selama seminggu, telah mengajarkanku tentang fokus. Seharusnya aku tidak menghabiskan energiku hanya untuk fokus kepadamu dengan menunggu balasan pesanmu. Seharusnya aku fokuskan untuk memupuk doa kepada Tuhan, mengejar semua mimpi untuk masa depanku. Terimakasih, telah mengajarkan aku untuk membuang waktu dengan kesedihan yang amat dalam sehingga aku tersadar bahwa aku memiliki banyak energi yang bisa aku gunakan untuk kebaikan dibandingkan terpuruk karena ulahmu.

  • Cinta itu Cemburu

Tidak semua cemburu itu negatif karena Tuhan sekalipun seorang pencemburu. Karena mu aku sadar, bahwa aku telah melakukan kesalahan yang besar kepada Tuhan. Karena aku telah berharap dan mencintaimu. Seharusnya aku hanya berharap kepada Tuhan sehingga muncul kebaikan dan aku pun tidak akan tersakiti karena dirimu tak kunjung sadar bahwa aku telah mencintaimu. Terimakasih telah mengajarkan aku bahwa kau tak pantas aku harapkan karena sepatutnya sebuah harapan hanya digantungkan kepada Tuhan. Sehingga Tuhan akan berbaik hati entah mendekatkanmu denganku atau menjauhkan engkau dari hidupku demi kebaikan dunia dan akhiratku.

  • Cinta adalah Kejujuran

Kejujuran menjadikan semua hal lebih baik. Tidak ada berbohong demi kebaikan, bohong adalah sebuah kebohongan. Selamanya akan tetap menjadi kebohongan dan tak akan memberikan sebuah kebaikan. Darimu aku belajar bahwa kejujuran adalah sesuatu yang berharga meskipun kau mungkin tidak bisa menerimanya. Tapi aku percaya bahwa seseorang dengan cinta yang luar biasa akan lebih menyukai sebuah kejujuran dibandingkan bualan manis. Terimakasih telah menjadikan aku pribadi yang teguh akan pendirian dan kejujuran. Terimakasih telah meninggalkanku karena sebuah kejujuran. Tak akan kau temui seseorang seperti aku yang penuh dengan kejujuran.

Setelah sekian lama menghabiskan waktu bersamamu, kini aku sadar. Aku adalah pribadi yang berharga dengan segala kebaikan. Sehingga aku pun layak untuk bahagia dan hidup tanpa merasa tersakiti. Aku senang telah kau sakiti dengan pergi begitu saja tanpa alasan, karena di sini kau telah menunjukan siapa dirimu yang sebenarnya, ketika berkomunikasi dengan sesama manusia dewasa.

Terimakasih telah meninggalkanku, karena kini aku sudah berbenah diri dengan semua pelajaran yang kau berikan. Semoga kau temui seseorang yang cocok dengan karaktermu. Aku tidak menyesal dan beryukur telah mengenalmu yang telah mengajarkanku tentang cinta dan perjuangan seorang diri.

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close