Bisnis

Uber Diberitakan Akan Bergabung dalam ‘Kegilaan’ Scooter di San Fransisco

AkuPaham – Uber diberitakan tengah memikirkan rencana melakukan inovasi transportasi dari roda empat menuju ke roda dua di San Fransisco. Perusahaan transportasi ini berencana untuk bergabung dengan ‘kegilaan’ akan scooter yang kini marak di San Fransisco, dan kini mereka tengah mengumpulkan aplikasi untuk program percontohan kendaraan roda dua ini. Menurut perudang-udangan transportasi di San Fransisco bahwa perusahaan apapun yang ingin menawarkan scooter harus mengajukan izin.

Uber sendiri tidak langsung memberikan responds saat dimintai keterangan akan hal ini, namun CEO dari Uber yaitu Dara Khosrowshahi memberikan isyarat kebenaran ide ini minggu lalu saat dia berada di Konferensi Code di California selatan. Dia mengatakan bahwa perusahaan “memikirkan tentang bentuk alternatif dari transportasi.” Ketika ditanya lebih lanjut, dia mengatakan “sepeda, mungkin scooter.”

Dengan gerakan ini, Uber akan bergabung dengan ‘scooter gratis untuk semua’ yang membanjiri kota dua bulan terakhir ini. Tiga perusahaan yaitu Bird, Lime dan Spin, baru saja memasang e-scooter yang dapat disewa oleh semua orang dengan mudah. Pada bulan Maret lalu hampir ratusan scooter membanjiri setiap sisi jalan. Ketiga perusahaan mengatakan bahwa mereka memberikan solusi transportasi terbaik yang jauh dari kemacetan dan polusi namun tetap memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada para pelanggan untuk berkeliling kota.

Uber Diberitakan Akan Bergabung dalam ‘Kegilaan’ Scooter di San Fransisco
Scooter – la . curbed . com

Namun timbul keluhan dari beberapa penduduk yang mengat

akan bahwa para pengguna scooter tidak mematuhi hukum yang berlaku. Para pengendara scooter kerap kali membahayakan para pejalan kaki karena berkendara di atas trotoar dan meletakkan scooter mereka dimana pun mereka suka, bahkan terkadang menghalangi tempat parkir, tempat penyimpanan sepeda bahkan akses kursi roda.

Peraturan tentang scooter di San Fransisco memberikan waktu 12 bulan untuk masa percobaan program untuk melihat apakah scooter menjawab kebutuhan publik. Program ini sendiri memberikan kesempatan hanya kepada lima perusahaan untuk mengajukan izin. Jumlah keseluruhan scooter yang akan mendapatkan izin sekitar 1,250 unit dalam kurun waktu 6 bulan. Jika dengan jumlah ini program berjalan dengan baik, maka pemerintahan Ibu Kota akan meningkatkan jumlah scooter hingga 2,500 unit.

Untuk mendapatkan izin, setiap perusahaan harus mendemonstrasikan bahwa mereka akan menyediakan edukasi kepada para pengguna bagaimana berkendara di trotoar, dan tentang parkir serta asuransi dan memiliki kebijakan privasi yang melindungi informasi pengguna. Bukan hanya itu, perusahaan juga perlu berbagi data perjalanan dengan pemerintah kota dan memiliki perencanaan untuk para pengguna dengan pendapatan rendah.

Sumber: Cnet

Tags

Azmi Umaymah

You are special, you are unique, so don't try to copy others.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close