Populer

Tokopedia Menanggapi Tuduhan Mempromosikan Komunitas LGBT dalam Iklan BTS

AKUPAHAM.COM – Platform belanja online Tokopedia telah mengeluarkan pernyataan menanggapi tuduhan bahwa iklannya yang dibintangi grup vokal pop Korea BTS sedang berkampanye untuk komunitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Sebuah kelompok yang menamakan dirinya Lembaga Advokasi Tinjauan Strategis (LAKSI) dilaporkan telah meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mencabut iklan karena bernuansa LGBT.

VP Corporate Communication Tokopedia Nuraini Razak mengkonfirmasi kepada The Jakarta Post pada hari Sabtu bahwa kelompok itu, yang terdiri dari tiga orang, telah melakukan protes di depan markas Tokopedia di Jakarta pada hari Kamis, mengutip laporan polisi. Dia mengatakan bahwa kelompok itu, bagaimanapun, tidak bertemu langsung dengan perwakilan Tokopedia.

“Tokopedia adalah perusahaan teknologi Indonesia yang menghormati keanekaragaman pandangan masyarakat Indonesia, namun, sebagai sebuah institusi, Tokopedia tidak memihak pada pandangan apa pun,” kata Nuraini dalam pernyataan tertulis yang diterima Post pada hari Sabtu.

Tokopedia mengumumkan pada Oktober tahun lalu bahwa mereka telah menetapkan K-Pop BTS sebagai duta barunya. Nuraini mengatakan dalam pernyataannya bahwa Tokopedia telah bermitra dengan BTS untuk komitmen kuat kelompok tersebut dalam mengirimkan pesan positif kepada dunia.

BTS Membawa Pesan-pesan Positif di PBB

Sumber Foto: liputan6

BTS dikenal dengan basis penggemar globalnya yang besar, dengan para anggotanya telah menyampaikan pidato di PBB pada September 2018 selama peluncuran kampanye pemuda UNICEF yang dijuluki “Generation Unlimited”, yang mempromosikan pendidikan, pelatihan, dan pekerjaan. Kelompok ini juga bersama-sama mengadakan kampanye Love Myself dengan UNICEF untuk memerangi kekerasan terhadap anak-anak dan remaja.

“Perjalanan dan visi BTS bersama dengan pesan-pesan yang mereka bagikan secara konsisten: untuk bekerja, mencapai impian kita, untuk melawan bullying, dan pesan-pesan positif lainnya, selaras dengan pesan-pesan Tokopedia,” bunyi pernyataan itu.

Penggemar BTS Indonesia, yang dikenal sebagai ARMY, datang ke Twitter untuk memanggil ketidaktahuan dan homofobia LAKSI, menyoroti bahwa idola mereka telah mengkampanyekan pesan positif melalui lagu dan pidato mereka.

Dengan popularitas penyanyi dan aktor Korea di Indonesia, merek lokal telah memeluk mereka dan menampilkan bintang-bintang dalam iklan atau sebagai duta merek.

Tokopedia dan BTS Bukanlah yang Pertama Kali

Iklan BTS bukan yang pertama menerima kritik. Pada tahun 2018, iklan televisi dan program untuk pasar online Shopee yang menampilkan K-pop lain BLACKPINK mengundang kontroversi setelah KPI mengatakan telah gagal untuk mematuhi norma kesusilaan seperti yang dinyatakan dalam Kode Etik Penyiaran dan Standar Program Broadcasting.

KPI mengirimkan surat peringatan ke 11 stasiun televisi setelah sebuah petisi yang menuntut KPI untuk menghentikan penayangan iklan Shopee BLACKPINK dimulai oleh Maimon Herawati di change.org pada tahun 2018. Dalam pernyataannya, dia mengatakan pakaian girl band terlalu pendek. Petisi itu mengumpulkan ratusan ribu tanda tangan.

Sumber: The Jakarta Post

Tags

Nanda Ang

Love and Work, Work and Love, that's all there is. -Sigmund Freud-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close