clomiphene citrate
Populer

Terawan Soal Coronavirus di Jakarta

AKUPAHAM.COM – Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah menolak laporan tentang dugaan kasus coronavirus, -yang pertama kali muncul pada akhir tahun lalu di kota Wuhan di Cina,- di ibukota Indonesia, Jakarta.

Terawan berkunjung ke gedung BRI di Jakarta pada Kamis sore menyusul laporan bahwa seorang karyawan China dari raksasa telekomunikasi China Huawei, yang memiliki kantor di gedung itu, menderita demam dan dibawa ke rumah sakit untuk diagnosa di tengah kekhawatiran bahwa karyawan tersebut telah terinfeksi virus seperti pneumonia.

Ketika dimintai konfirmasi, menteri mengatakan bahwa karyawan tersebut belum terinfeksi oleh virus Wuhan.

“Jika dia terinfeksi virus, maka itu mungkin ISPA [infeksi pernapasan akut], yang umum di antara kita,” kata Terawan.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan BRI, Hari Purnomo mengeluarkan pernyataan bahwa karyawan tersebut telah dikirim ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut setelah pendeteksian demam. Hari kemudian mengatakan bahwa rumah sakit telah mendiagnosis pasien menderita sakit tenggorokan.

Pernyataan dari Huawei

Huawei mengeluarkan pernyataan terpisah pada Kamis sore, mengatakan karyawan China itu mengunjungi kantor Indonesia dan bahwa perusahaan telah mengirim karyawan itu ke rumah sakit. Perusahaan, bagaimanapun, mengatakan bahwa masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari rumah sakit tentang apakah karyawan telah terinfeksi oleh virus.

Perusahaan China telah membagikan masker wajah kepada karyawannya, menjelaskan bahwa itu adalah salah satu prosedur perlindungan kesehatan mereka.

Menyusul laporan itu, Terawan mengunjungi gedung itu tanpa memakai masker wajah dan tampaknya menepis spekulasi bahwa wabah virus – yang telah terdeteksi di kota-kota besar Cina dan sejumlah negara lain – telah mencapai ibu kota.

“Saya telah membuktikan bahwa tidak ada [virus],” kata Terawan kepada wartawan saat kunjungannya ke gedung BRI, Kamis.

Terawan Himbau Masyarakat untuk Tetap Tenang

Terawan meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menahan diri untuk tidak menarik kesimpulan tanpa bukti karena hanya Kementerian Kesehatan yang berwenang untuk membuat pernyataan tentang kasus tersebut.

“Ini dalam kapasitas Kementerian Kesehatan [untuk menyatakan wabah virus atau tidak]. Saya akan memeriksa semuanya, termasuk semua titik masuk ke negara kami. Kami waspada; kami bahkan tidak tidur, jadi tetap tenang karena kami Sedang bekerja untuk membantu orang-orang. Jadi jangan khawatir: Ini akan diurus,” katanya.

Coronavirus ini, yang memiliki kemiripan dengan sindrom pernafasan akut yang parah (SARS), pertama kali terdeteksi pada 31 Desember 2019 di Wuhan. Virus baru ini telah menginfeksi lebih dari 500 orang hingga saat ini, menewaskan sedikitnya 17 orang, AFP melaporkan.

Sumber: The Jakarta Post

Follow media sosial AkuPaham, Yuk!

Tags

Nanda Ang

Love and Work, Work and Love, that's all there is. -Sigmund Freud-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close