Bisnis

Resmi, Investor Gojek dan Direktur BTPN Akuisisi Bank Artos

AKUPAHAM.COM – Bankir senior Jerry Ng, presiden direktur di PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN), dan Patrick Waluyo, co-founder dari perusahaan investor Indonesia Northstar Group, telah secara resmi mengakuisisi 51% saham pemberi pinjaman yang berbasis di Bandung Bank Artos Indonesia pada 26 Desember , menurut informasi yang diungkapkan oleh Bursa Efek Indonesia.

Menurut dokumen publik, Ng membeli 37,65% saham Artos melalui perusahaan konsultan manajemen Metamorfosis Ekosistem Indonesia (MEI), sementara Waluyo mengakuisisi 13,35% saham melalui perusahaan bernama Wealth Track Technology Limited.

Spekulasi tentang akuisisi ini pertama kali muncul pada awal Oktober. Menurut prospektus publik Bank Artos mengenai rencana akuisisi oleh MEI dan Wealth Track, langkah ini bertujuan untuk membantu Bank Artos melayani pasar massal menggunakan platform teknologi digital, menjadikannya bank yang lebih kuat dan lebih kompetitif dalam skala nasional.

Sumber Foto: Merdeka

Karena Waluyo dan Northstar telah mendukung Gojek sejak awal, ada desas-desus yang mengindikasikan bahwa Bank Artos nantinya akan menjadi bank digital yang akan menangani transaksi Gojek. Selain itu, Gojek akan dilaporkan memutar lengan keuangannya menjadi entitas independen yang disebut Digital Katalis, atau Dkatalis, di mana salah satu direkturnya adalah Jerry Ng, Tech in Asia melaporkan pada bulan November.

Ng adalah bankir veteran yang saat ini menjabat sebagai presiden direktur BTPN, yang memiliki platform fintech Jenius. Menurut data yang dihimpun oleh iPrice, Jenius adalah aplikasi e-wallet terbesar kelima di Indonesia berdasarkan pengguna aktif bulanan pada kuartal kedua 2019, setelah LinkAja, Dana, OVO, dan GoPay.

Meskipun Bank Artos membantah ada kaitan atau kolaborasi dengan Gojek melalui dokumen publiknya, akuisisi tersebut meningkatkan spekulasi lebih lanjut tentang peluncuran layanan keuangan Gojek.

Sumber: KrAsia

Tags

Nanda Ang

Love and Work, Work and Love, that's all there is. -Sigmund Freud-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close