InspirasiPopuler

Rahasia Presentasi Ala Steve Jobs, CEO Panutan yang Wajib Kamu Tau

Presentasi – Steve Jobs adalah sosok dibalik suksesnya perusahaan komputer raksasa Apple Computer. Kesuksesan tersebut salah satunya dikarenakan oleh kepercayaan publik pada sosok sang pendiri Apple dalam mempresentasikan produk-produk andalannya kepada semua orang. Tidak sedikit orang yang rela berdiri dengan cuaca yang kurang baik demi mendapatkan tempat duduk saat Steve Jobs mempresentasikan karyanya. Kepiawaiannya dalam melakukan presentasi membuat banyak orang ingin menirunya, meskipun pada akhirnya tak ada satupun yang berhasil melakukannya. Untuk dapat seperti Jobs, seseorang hanya perlu mengetahui rahasia presentasi yang dilakukannya. Ada banyak tahapan yang harus dilalui ketika Jobs akan tampil untuk memberikan presentasi. Bahkan Ia rela untuk tidak tidur dan terlibat dalam persiapan acara dengan para karyawan Apple. Secara garis besar, gaya Steve Jobs dalam bermetafora dibagi menjadi tiga bagian yaitu, membuat dan merangkai cerita, kemudian menciptakan pengalaman, dan terus berlatih.

Membuat dan Merangkai Cerita

“Tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati saya” – Steve Jobs

Sebagian besar orang terpaku pada materi yang hendak disampaikan. Terkadang Ia lupa apa sebenarnya yang dibutuhkan oleh penonton atau pendengar. Banyak yang hanya fokus pada materi dan teori bahwa presentasi itu harus formal dan serius. Gaya penyampaian yang kaku dan membosankan. Berbeda jika di dalam presentasi presenter mampu membuat sebuah cerita, maka orang-orang yang mendengar pasti akan antusias mendengarkan presentasi yang disampaikan. Untuk dapat melakukan hal tersebut dengan sempurna, berikut elemen-elemen yang perlu dilakukan.

  • Perencanaan dalam persamaan

Dalam membuat materi presentasi, presenter harus menentukan terlebih dahulu garis besar materi yang akan disampaikan. Pikiran atau ide utama dapat ditulis di kertas yang kemudian dikelompokkan hingga tersusun alur cerita yang hidup dan berkaitan satu dengan lainnya. Hal ini yang juga Steve Jobs lakukan saat akan presentasi.

Slide adalah elemen pendukung dalam sebuah presentasi. Sehingga seseorang harus fokus pada apa yang ingin ia disampaikan. Slide bukanlah penyampai berita, melainkan presenter itu yang harus menyampaikan berita. Karena Powerpoint atau perangkat lunak lainnya bukanlah pemeran utama, melainkan presenter yang menjadi karakter utama. Jadilah presenter yang pandai bercerita sehingga pendengar dapat dengan antusias mendengarkan presentasi anda. Buatlah sebuah permasalahan atau pertanyaan, kemudian berikan solusi atas masalah yang dikemukakan tadi.

  • Menjawab satu pertanyaan penting

Setelah presentasi dilakukan, penonton biasanya mendapatkan kesempatan untuk mengajukan pernyataan secara langsung. Ini merupakan saat dimana presenter memberikan jawaban atas rasa penasaran penonton terhadap produk yang dikenalkan. Sebagai contoh, ketika Steve Jobs memperkenalkan iMac yang baru, Ia menjelaskan alasannya membuat komputer, target pasar, dan keuntungan yang didapatkan ketika konsumen membeli produk tersebut. Kemudian ia menggambarkan sebuah peta perjalanan supaya penonton paham apa yang disampaikan.

  • Mengembangkan sebuah tujuan

Ketika melakukan presentasi, seorang presenter sebaiknya memiliki visi yang ingin disampaikan kepada penonton. Bukan saja menyangkut kepentingan dan keuntungan perorangan atau perusahaan, tetapi misi yang mampu merubah kehidupan orang-orang disekitarnya. Mengembangkan apa yang menjadi misi dan tujuan saat menerangkan materi atau produk dalam presentasi merupakan salah satu kunci pembeda dari presentasi pada umumnya.

  • Menciptakan tajuk utama seperti Twitter

Hal lain yang tidak kalah penting adalah membuat tajuk utama sebelum presentasi. Sebuah kalimat yang menggambarkan visi perusahaan, produk, atau servis yang diberikan.Maksimal penggunaan huruf dalam Twitter dapat dijadikan sebagai acuan. Tajuk utama harus merupakan masa depan yang lebih baik bagi konsumen.

  • Angka tiga itu penting
    Presentasi Steve Jobs. Sumber: ytimg
    Presentasi Steve Jobs. Sumber: ytimg

Sebagian besar orang menyukai penyajian materi yang rapi. Tiga poin yang menjadi salah satu rumus Jobs dalam melakukan presentasi merupakan pembagian yang paling pas.Tiga poin merupakan angka yang tidak terlalu sedikit dan tidak juga terlalu banyak saat presentasi. Membagi materi dalam tiga kelompok akan memberikan petunjuk kepada penonton tentang apa yang disampaikan.

  • Menampilkan lawan bersama
    Presentasi Steve Jobs. Sumber: ytimg
    Presentasi Steve Jobs. Sumber: ytimg

Konsep sosok antagonis didalam sebuah presentasi adalah hal yang biasa. Sosok antagonis disini dapat berupa musuh, saingan, ataupun masalah yang ada saat itu. Menerangkan permasalahan boleh dilakukan dengan terperinci, tetapi tidak menjelekkan produk yang ada dengan terus-menerus. Tampilkan buktinya juga kepada penonton.

  • Menyambut datangnya sang pahlawan

Diatas panggung saat melakukan presentasi, Steve Jobs sangat lihai membuat drama. Suasana panggung begitu hidup dan memukau hingga penonton selalu antusias disetiap pemaparan yang disampaikan. Steve Jobs pertama-tama memperkenalkan sosok antagonis terlebih dahulu, kemudian barulah sang pahlawan muncul dan saat itulah memberikan solusi terhadap permasalahan yang dijelaskan diawal.

Menciptakan Pengalaman

“Kreativitas adalah Seni Menghubungkan Hal-Hal” – Steve Jobs

Jobs tidak hanya melakukan presentasi kepada penonton, Ia memberikan sebuah pengalaman luar biasa yang menginspirasi. Penonton juga disajikan tata panggung yang menarik dan latar belakang visual yang memukau.

  • Kesederhanaan dalam kemewahan

Jobs tidak hanya membuat slide dengan bahasa sederhana, tetapi juga menggunakan bahasa ringan saat memberi penjelasan kepada penonton. Jobs tahu jika penonton datang bukan karena ingin membaca slidenya, namun untuk mendapatkan perubahan dari presentasinya. Itulah sebabnya ia menyajikan visual sederhana yang mudah diingat oleh penonton. Dengan kesederhanaan, ide akan lebih mudah mengalir, bahkan lebih meyakinkan.

  1. Hindari pembuatan slide dalam bentuk kalimat yang beranak pinak.
  2. Setiap menjelaskan tema, kuatkan dengan slide yang berisi gambar atau kalimat pendek.
  • Berikan pakaian cantik untuk angka

Pilihlah data pendukung yang akan disajikan kepada penonton karena data yang tepat memudahkan penonton untuk memahaminya, namun hindari penggunaan terlalu banyak angka kepada penonton. Cari angka yang terhubung dengan penonton dan sederhanakan angka-angka yang banyak.

  • Tebar kata penuh energi

Jangan membuat bahasa yang terlalu berlebihan, jargon, atau kata-kata yang membosankan. Ekspresikan antusiasme yang dimiliki presenter ke dalam bahasa yang menjelaskan tentang ide yang dimiliki. dan lakukan dengan percaya diri.

Practice Makes Perfect

Berlatih dan memoles diri, begitu yang dilakukan Steve Jobs sebelum presentasi. Ia tidak pernah bosan dan lelah hingga bisa tampil sempurna seratus persen. Jangan bosan untuk melatih diri demi tampil spektakuler ya!

  • Kuasai panggung
  1. Kontak Mata. Selalu lakukan kontak mata dengan audiens. Kontak mata berhubungan dengan ketulusan, kejujuran, dan rasa percaya diri. Menghindari kontak mata membuat hubungan yang seharusnya terjadi antara pembicara dan penonton akan hilang.
  2. Sikap Terbuka. Bahasa tubuh memperlihatkan seseorang tentang sikap yang dipilihnya. Sebagai contoh, jika pembicara menyilangkan tangan atau berdiri di belakang podium, artinya ia sedang menjaga jarak dengan penontonnya.
  3. Gerak Tangan. Tangan yang ikut bergerak seiring dengan kalimat yang diucapkan akan membantu presenter berbicara lebih jelas. Menggerakkan tangan harus dilakukan secara alami dan tidak dibuat-buat. Menjadi diri sendiri lebih baik.
  • Gaya yang mempesona
  1. Perubahan Nada Suara. Anda harus tahu kapan memberi nada yang berbeda pada kata-kata tertentu ketimbang kata lainnya.
  2. Jeda. Hal yang dapat memberikan efek dramatis pada kalimat yang disampaikan.
  3. Volume.
  4. Kecepatan Suara. Jobs tidak selalu melambatkan setiap kalimatnya. Terkadang ia mempercepatnya, terkadang memperlambatnya. Jobs memperlambatnya saat ingin menyampaikan kalimat utama atau pesan yang ingin diingat oleh semua orang.
  • Tampil alamiah
  • Latihan adalah segalanya
    Latihan di depan cermin. Sumber: videoblocks
    Latihan di depan cermin. Sumber: videoblocks

Orang-orang yang sukses dalam bidang apapun, tidak serta-merta mendapatkan kesuksesannya begitu saja. Mereka melatihnya berulang-ulang kali. Jadi berlatih terus-menerus. Jangan malas untuk mengulas terus slide yang akan ditampilkan dengan setiap pesan didalamnya. Merekam ketika latihan juga dapat membantu anda mengetahui apa yang kurang dalam latihan anda.

  • Kenakan pakaian yang tepat

Mengenakan pakaian yang tepat sesuai dengan tempat harus dilakukan oleh seorang pembicara. Kenakan pakaian yang memperlihatkan pembicara adalah seorang pemimpin, bukan sebaliknya.

  • Abaikan naskah

Gunakan catatan yang telah dibuat sebelum presentasi untuk membantu menjelaskan ide utama. Jika harus membawa catatan, buat tulisan yang ringkas dengan menambahkan poin-poin penjelasan yang berisi kalimat-kalimat kunci saja.

 

Presentasi Ala Steve Jobs
Presentasi Ala Steve Jobs

 

Referensi: Buku 101 rahasia presentasi spektakuler ala Steve Jobs

Tags

Information is Power. But like all power, there are those who want to keep it for themselves. - Rendra Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close