Pendidikan

Apakah Kamu Bisa Menjawab Pertanyaan Calon Mahasiswa University of Oxford?

University of OxfordBeberapa orang besar dan terkemuka di dunia pernah belajar di Universitas Oxford di Inggris. Daftar alumni universitas tersebut pun telah banyak mendominasi beberapa bidang di dunia, seperti ilmuwan pemenang Nobel yang tak ada habisnya dan pemimpin dunia, seperti Stephen Hawking, Tim Berners-Lee, Edwin Hubble, Richard Dawkins, JRR Tolkien, TS Eliot, dan Oscar Wilde.

Lantas muncul pertanyaan, seberapa sulit untuk diterima di University of Oxford ini?

Beberapa dosen yang mengajar di universitas tersebut telah membagikan beberapa pertanyaan yang pernah mereka tanyakan kepada calon mahasiswa dalam sebuah wawancara, beserta penjelasan tentang bagaimana mereka ingin calon mahasiswa tersebut menjawabnya. Dalam kebanyakan kasus, pewawancara tidak ingin mencari jawaban “ya atau tidak”, bahkan dalam wawancara untuk jurusan tertentu. Biasanya pertanyaan dirancang untuk menunjukkan bagaimana cara berpikir calon mahasiswa dalam bekerja, apakah berlawanan atau selaras dengan apa yang ada dalam pikiran pewawancara.

Ilmu Biologi

Biologi
Biologi-Pixabay

Owen Lewis, profesor ekologi dan seorang dosen dalam ilmu biologi, bertanya kepada mahasiswa: “Burung kepiting berwarna merah, begitu juga stroberi. Mengapa ini bisa terjadi?”

Jawaban: “Banyak dosen Ilmu Pengetahuan Biologi menggunakan spesimen tanaman atau hewan yang hidup sebagai titik awal untuk memulai pertanyaan dan diskusi, jadi pelamar atau calon mahasiswa tidak perlu heran jika mereka diminta untuk mendiskusikan seekor serangga atau buah. Dan jawaban yang diharapkan dari calon mahasiswa harus ilmiah dan masuk akal sehingga kesamaan warna merah antara burung kepiting dengan stroberi dapat terjawab”

Fisika

Fisika
Fisika-Pixabay

Jeffrey Tseng, associate professor dan dosen di bidang fisika, bertanya kepada calon mahasiswa: “Sebuah bola awalnya diam, didorong ke atas dengan kekuatan konstan dalam jangka waktu tertentu. Buatlah sketsa kecepatan bola sebagai fungsi waktu, dari mulai saat menyentuh tanah. ”

Jawaban: “Jika calon mahasiswa melakukan kesalahan. Itu tidak masalah karena dosen tidak mengharapkan mereka untuk mengetahui semua teori fisika. Jika seorang calon mahasiswa menyelesaikan masalah dengan jawaban yang benar, maka dosen akan terus melanjutkan. Baik untuk aspek lebih lanjut dari pertanyaan awal atau pun menggunakan pertanyaan orang lain.”

“Biasanya diskusi akan dipandu dan soal dirancang bukan untuk mendapatkan jawaban benar atau salah. Dosen ingin melihat bagaimana calon mahasiswa menanggapi diskusi tersebut dan bagaimana mereka memperbaiki diri mereka sendiri dengan arahan-arahan yang diberikan oleh dosen.  Karena dosen tidak ingin menilai jawaban yang sangat umum, tetapi dosen ingin melihat bagaimana calon mahasiswa menyampaikan pendapatnya beserta alasan-alasan dan alur pemikiran yang runut sehingga dosen dapat menilai calon mahasiswa tersebut secara utuh meskipun jawaban yang diberikan tidak sesuai dengan teori fisika”

Hukum

Hukum
Hukum-Pixabay

Ben McFarlane, profesor hukum, bertanya: “Apa artinya seseorang yang ‘mengambil’ mobil orang lain?”

Jawaban: “Tidak ada jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini. Misalnya, bisakah kamu membawa mobil tanpa mengemudikan mobil atau bahkan tanpa memindahkannya? Fokus dosen adalah pada alasan kandidat bagaimana dia merumuskan definisi awal dan bagaimana dia kemudian menerapkan dan memperbaiki definisi awal itu sebagai tanggapan atas contoh hipotetis yang diberikan oleh pewawancara. ”

“Salah satu contohnya adalah: ‘Saya berjalan di sepanjang jalan saat hujan mulai turun, saya membuka pintu mobil yang tidak terkunci dan duduk di sana selama 15 menit sampai hujan berlalu. Apakah saya telah ‘membawa’ mobil itu?’ Tujuan wawancara adalah memberi kesempatan kepada kandidat untuk menunjukkan aplikasinya, kemampuan penalaran, dan kemampuan berkomunikasi”.

Ilmu Komputer

Komputer
Komputer-Pixabay

Brian Harrington, yang sebelumnya adalah seorang peneliti dan pembimbing di Keble College, bertanya: “Bagaimana bajak laut membagi harta mereka? Sekelompok 7 bajak laut memiliki 100 koin emas. Mereka harus memutuskan sendiri di antara mereka bagaimana membagi harta mereka, tetapi harus mematuhi bajak laut.

Aturannya:
– Bajak laut paling senior mengusulkan pembagian.
– Semua bajak laut (termasuk yang paling senior) memiliki hak suara dalam pembagian ini. Jika hak suara menghasilkan setengah atau lebih dari kesepakatan pembagian, maka bisa dibagikan. Jika hak suara menghasilkan kurang dari setengah, mereka harus melempar bajak laut paling senior ke laut dan memulai mencari emas kembali.
– Perompak sangat logis, dan sepenuhnya kejam (hanya peduli memaksimalkan pangsa emas mereka sendiri).

Jadi, pembagian apa yang paling disarankan oleh bajak laut senior untuk enam orang lainnya? ”

Jawaban: “Ini adalah masalah logika standar dan merupakan contoh menarik dari jenis pertanyaan yang dapat diajukan. Dosen suka melihat bagaimana calon mahasiswa dapat mengambil petunjuk, dan jika mereka dapat memecahkan masalah menjadi subset yang lebih kecil, dan bekerja melalui konsep yang kompleks menerapkan solusi dengan cara yang algoritmik. Jika calon mahasiswa memiliki pertanyaan, dosen ingin mereka bertanya kepadanya, jangan sampai diam saja karena merasa terjebak! ”

Ilmu Material

ilmu material
ilmu material – Pixabay

Steve Roberts, profesor ilmu material, bertanya: “Seberapa panas udara yang harus berada dalam balon udara jika saya ingin menggunakannya untuk mengangkat seekor gajah?”

Jawaban: “Ketika dosen benar-benar menggunakan pertanyaan ini dalam wawancara, tidak ada yang benar-benar mendapatkan jawaban aktual dalam sepuluh menit. Dosen menggunakan pertanyaan semacam ini untuk mencoba menemukan bagaimana calon mahasiswa memikirkan masalah dan bagaimana cara kerjanya dalam tutorial sederhana. Dosen menjelaskan hal ini kepada orang yang diwawancarai bahkan sebelum memberi mereka pertanyaan tentang jenis ini. Hal-hal yang dosen cari termasuk seberapa mudah mereka dapat melihat inti masalah (apa esensi dari ilmu fisika dalam hal ini? Konsep dan persamaan apa yang mungkin berguna ?) bagaimana mereka menanggapi petunjuk dan saran dari dosen (dapatkah mereka mengambil satu atau dua petunjuk dan mencapainya, atau apakah mereka harus dibimbing di setiap langkah?); Pendekatan mereka terhadap konsep dasar (bagaimana cara kerja balon udara? Apa lagi yang beroperasi seperti itu?); perkiraan (ukuran balon, berat gajah) dan memilah apa yang penting (bagaimana dengan berat balon itu sendiri?); dan bagaimana mereka menggunakan ‘pemikiran matematika’ untuk mendapatkan solusi yang cepat mengenai jenis jawaban yang mungkin, menggunakan perkiraan yang masuk akal menggunakan rumus atau penjelasan dari sifat material itu sendiri”.

Kira-kira jika kamu harus menghadapi pertanyaan wawancara di atas, apakah kamu mampu menjawabnya dengan baik? Nah, rupanya untuk menjadi mahasiswa di University of Oxford kamu tidak harus pandai di semua bidang, cukup tunjukan nalar pemikiran yang logis dan runut sesuai dengan jenis bidang dan jurusan yang akan kamu tempuh di sana. Dan pastikan kamu memiliki wawasan positif yang memadai dalam bidangmu ya!.

 

Your heart may broken but not your mind. Sharing not only for your love but also for your life.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Inline
Inline