Bisnis

OVO Mendaftarkan Mantan Wakil Gubernur Bank Indonesia Sebagai Presiden Komisaris

AKUPAHAM.COM – Penyedia dompet digital Indonesia OVO telah menunjuk mantan wakil gubernur senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara, sebagai presiden komisarisnya. Adityaswara akan mengawasi dewan direksi perusahaan, terutama di bidang yang terkait dengan tata kelola perusahaan yang baik dan strategi keberlanjutan jangka panjang.

Adityaswara adalah seorang ekonom dan bankir veteran. Dia memimpin bank sentral dari 2013 hingga 2019, dan dia juga memegang peran kepemimpinan tingkat tinggi di beberapa perusahaan besar — ​​sebagai kepala Lembaga Penjamin Simpanan Indonesia dan kepala ekonom Bank Mandiri Group.

Adityaswara mengatakan bahwa dia selalu memiliki minat besar pada ekonomi digital dan ingin memperkuat ekosistem fintech Indonesia. “Dengan bergabung dengan OVO, OVO, saya berharap kami dapat bekerja sama untuk mendorong pengembangan keuangan digital Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan mendukung ekosistem keuangan nasional,” katanya dalam sebuah pernyataan resmi.

Langkah OVO untuk memperkuat peringkat kepemimpinannya akan memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan e-wallet dan fintech terkemuka di Indonesia, dan juga sebagai aset nasional yang strategis dan rekanan pemerintah, Bank Indonesia, dan regulator keuangan OJK, menurut CEO OVO Jason Thompson. “Dengan pertumbuhan OVO yang cepat hanya dalam 2,5 tahun, bersama dengan potensi besar negara dalam lanskap e-money, lebih banyak investor nasional dan asing tertarik untuk berinvestasi dan mengembangkan OVO,” katanya.

Adityaswara bukanlah mantan pejabat BI pertama yang menjadi komisaris perusahaan berbasis digital di Indonesia. Sebelumnya, Tokopedia mendaftarkan mantan gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, sebagai komisaris pada tahun 2019.

Sumber: KrAsia

Follow media sosial AkuPaham, Yuk!

Tags

Nanda Ang

Love and Work, Work and Love, that's all there is. -Sigmund Freud-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close