PopulerSains dan Teknologi

Mercedes Benz Sulap Mobil Boros Jadi Ramah Lingkungan

AKUPAHAM.COM – G-Class merupakan salah satu produk Mercedes Benz yang paling ikonik. Mobil yang menjadi primadona di medan off-road ini dikenal sebagai mobil bertenaga dengan konsumsi bahan bakar yang terbilang boros. Ola Källenius, CEO dari Daimler Group, perusahaan induk dari Mercedes Benz menyatakan bahwa pihaknya akan meluncurkan G-Class versi tanpa emisi. Pernyataan yang ia lontarkan pada sebuah acara di Berlin pada 7 November 2019 jelas membuat para penggemar penasaran. Berbagai pertanyaan pun kemudian muncul sejak berita tersebut dibocorkan oleh Källenius.

Wajar saja, dikarenakan untuk menyaingi performa dari mesin model G-Class saat ini, diperlukan baterai yang sangat besar. Terdapat dua versi G-Class yang saat ini beredar di pasaran, G-Class non-AMG memiliki tenaga 416 DK dengan mesin twin-turbo 4.0 liter V8, serta versi AMG yang bertenaga 517 DK. Meskipun bukanlah mustahil bagi Mercedes Benz untuk menghasilkan tenaga dan performa yang sepadan dengan menggunakan baterai dan mesin elektrik, pengemasan dan penerapannya pada mobil seukuran G-Class dinilai cukup rumit. Jika dirilis dalam waktu dekat, teknologi hybrid dinilai lebih memungkinkan bagi Mercedes Benz daripada menggunakan teknologi elektrik secara utuh. 

Mercedes Benz Sulap Mobil Boros Jadi Ramah Lingkungan. Sumber:Pixabay
Mercedes Benz Sulap Mobil Boros Jadi Ramah Lingkungan. Sumber:Pixabay

Källenius menyatakan bahwa para petinggi Mercedes Benz sempat membahas untuk menyudahi produksi G-Class yang diluncurkan sejak tahun 80an tersebut. Namun meluncurkan G-Class tanpa emisi dengan mesin elektrik akhirnya dipilih untuk memberikan nafas baru dan masa depan bagi mobil yang telah menjadi bintang di jajaran mobil produksi Mercedes Benz selama beberapa dekade ini. Mercedes Benz sendiri belum berkomentar lebih lanjut mengenai pernyataan Källenius tersebut. Wah semakin penasaran nih!

Sumber: cnet

Tags

Azizah Fauzi

"If you are the smartest person in the room, then you are in the wrong room" - Confucius

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close