Bisnis

Mantan Menteri Arcandra Ditunjuk Sebagai Presiden Komisaris PGN

AKUPAHAM.COM – Mantan menteri energi dan sumber daya mineral Arcandra Tahar telah ditunjuk sebagai presiden komisaris bisnis gas midstream terbesar di Indonesia, PGN.

Insinyur terlatih AS, yang menggantikan Wiratmaja Puja, mengatakan kepada wartawan setelah rapat pemegang saham di Jakarta pada 21 Januari bahwa ia berusaha untuk meningkatkan kinerja PGN “baik itu dari sudut pandang infrastruktur atau dari sudut pandang anak perusahaan, terutama di hulu.”

Sementara PGN pada dasarnya adalah pemain gas midstream, perusahaan memiliki anak perusahaan hulu minyak dan gas, yaitu Saka Energi. Proyek-proyek utama distributor yang terdaftar untuk publik termasuk memperluas jaringan gas rumah tangga (Jargas) dan mengembangkan terminal gas alam cair (LNG). Saka mengoperasikan blok minyak dan gas Pangkah di Jawa Timur.

PGN menambah daftar perusahaan milik negara (BUMN), termasuk perusahaan minyak Pertamina dan utilitas PLN, yang papan-papannya telah diguncang sejak akhir tahun lalu untuk meningkatkan kinerja mereka. Di belakang perombakan adalah Menteri BUMN Erick Thohir, yang terus menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik di perusahaan-perusahaan negara menyusul skandal yang telah menghantam maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan perusahaan asuransi negara Asuransi Jiwasraya dan Asabri.

Sumber Foto: cnnindonesia

Presiden direktur PGN Gigih Prakoso mengatakan pemegang saham telah memilih Arcandra sebagai presiden komisaris karena “catatan kuatnya dalam industri minyak dan gas.”

Arcandra bekerja di beberapa perusahaan minyak dan gas di luar negeri selama hampir dua dekade sebelum memasuki tahun-tahun penuh gejolaknya sebagai pejabat publik Indonesia. Dia diangkat sebagai menteri energi pada 21 Juli 2016, tetapi dikeluarkan dari kantor tiga minggu kemudian karena kontroversi kewarganegaraan. Dia diangkat kembali sebagai wakil menteri pada 14 Oktober 2016, dan melayani selama tiga tahun hingga masa jabatannya berakhir pada September 2019.

Arcandra, yang berasal dari Padang, Sumatra Barat, juga berkampanye untuk pemilihan kembali Presiden Joko “Jokowi” Widodo di antara para pemilih di provinsi itu, meskipun tidak menjadi anggota tim kampanye formal.

Sumber: The Jakarta Post

Follow media sosial AkuPaham, Yuk!

Tags

Nanda Ang

Love and Work, Work and Love, that's all there is. -Sigmund Freud-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close