Populer

Mantan Bos Mandiri dan Mantan Ketua KPK Jadi Petinggi Baru PLN

AKUPAHAM.COM – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hari Senin menunjuk bankir terkemuka Zulkifli Zaini sebagai presiden direktur baru perusahaan listrik negara PLN, posisi yang dibiarkan kosong selama berbulan-bulan.

Zulkifli menggantikan Sofyan Basir, mantan bos PLN yang mengundurkan diri dari jabatannya pada Mei setelah ia terlibat dalam kasus korupsi terkait dengan proyek pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) Riau-1.

Penunjukan itu merupakan kejutan bagi banyak orang karena desas-desus yang sebelumnya beredar di kalangan publik bahwa Menteri BUMN Erick Thohir telah memilih mantan Menteri Informasi dan Komunikasi Rudiantara untuk mengisi kursi kosong menggantikan Sripeni Inten Cahyani, yang ditunjuk sebagai penjabat presiden direktur pada bulan Agustus.

Zulkifli adalah nama yang dikenal di kalangan BUMN karena sebelumnya menjabat sebagai komisaris independen Bank Negara Indonesia (BNI) dari tahun 2015 hingga 2016. Sebelum menjabat di BNI, ia adalah presiden direktur pemberi pinjaman milik negara terbesar, Bank Mandiri, dari 2010 hingga 2013.

“Kami akan berkomitmen untuk menjaga pasokan listrik yang aman, meningkatkan penggunaan energi terbarukan dan menjaga kesehatan keuangan perusahaan,” katanya kepada pers setelah rapat umum pemegang saham PLN di Jakarta pada hari Senin.

Zulkifli juga akan didampingi oleh politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Darmawan Prasodjo sebagai wakil presiden direktur baru PLN, serta mantan eksekutif Bank Ekspor Impor Indonesia (Eximbank) Sinthya Roesly.

Sumber Foto: liputan6.com

Kementerian BUMN juga menunjuk mantan wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Amien Sunaryadi sebagai presiden komisaris baru perusahaan.

Amien, yang bertugas di KPK dari 2003 hingga 2007, menjadi mantan anggota KPK kedua yang ditunjuk sebagai presiden komisaris sebuah BUMN, setelah Chandra Hamzah – wakil ketua KPK dari 2007 hingga 2011 – sebagai Komisaris Utama Bank Tabungan Negara (BTN).

“Baik Pak Amien dan Pak Zulkifli memiliki rekam jejak yang baik, siap untuk bekerja dan memiliki etika yang baik seperti presiden komisaris dan direktur utama BUMN,” kata Erick dalam pernyataan yang diperoleh The Jakarta Post.

Sumber: The Jakarta Post

Follow media sosial AkuPaham, Yuk!

Tags

Nanda Ang

Love and Work, Work and Love, that's all there is. -Sigmund Freud-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close