KesehatanPopuler

Makan Sendirian Dapat Menyebabkan Ketidakbahagiaan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa makan sendirian adalah salah satu penyebab ketidakbahagiaan terbesar.

Sebuah survei terhadap 8.000 orang dewasa Inggris yang dilakukan oleh Oxford Economics dan Pusat Nasional untuk Penelitian Sosial untuk membawa data baru ke Living Well Index Sainsbury tampaknya menunjukkan bahwa suasana hati bangsa telah menurun selama beberapa bulan terakhir, dengan penurunan 0,5 poin .

Para peneliti yang mengira penurunan itu disebabkan oleh perubahan musim cukup membingungkan untuk mengetahui bahwa alasan ketidakbahagiaan orang-orang adalah fakta bahwa mereka makan sendirian. Data menunjukkan perbedaan 7,9 poin antara mereka yang makan di perusahaan dan mereka yang makan sendiri.

Sumber Foto: Pixabay

Tidak termasuk penyakit mental, itu adalah salah satu alasan paling umum untuk ketidakbahagiaan, dengan alasan lain adalah kurangnya mobilitas fisik dan ketidakmampuan belajar.

Menurut Independent, para peneliti percaya bahwa temuan ini menekankan betapa pentingnya berinteraksi dengan orang lain untuk meningkatkan kebahagiaan. Data juga menunjukkan bahwa bentuk kontak sosial yang sehat dikaitkan dengan skor kebahagiaan yang lebih tinggi.

“Kualitas hubungan kita dan menghabiskan waktu bersama secara fisik, bukan secara digital, bisa sangat membantu meningkatkan seberapa baik kita hidup: Tidak ada yang mengalahkan kekuatan interaksi manusia yang sederhana,” kata Mike Coupe, chief executive officer di Sainsbury’s, dalam sebuah pernyataan. “Daripada menambah tekanan sehari-hari dengan banyak interaksi digital, kita harus meluangkan waktu untuk berkumpul, makan bersama, dan berbagi bersama.”

Sumber: The Jakarta Post

Tags

Nanda Ang

Love and Work, Work and Love, that's all there is. -Sigmund Freud-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close