PopulerSains dan Teknologi

Jokowi Ganti Pegawai Negeri Sipil Dengan Artificial Intelligence

AKUPAHAM.COM – Periode kedua Presiden Joko Widodo baru saja dimulai pada bulan lalu. Setelah menghebohkan publik dengan berbagai terobosan baru seperti pengangkatan generasi milenial sebagai staff khusus dan menteri, ada juga nih hal yang tidak kalah menarik. Jokowi, menurut keterangannya akan memberlakukan hal tersebut di berbagai agensi pemerintahan. Perintah untuk mengganti pegawai negeri sipil dengan artifical intelligence tersebut pun telah disampaikan melalui Menteri Tjahjo Kumolo.

Motivasi Jokowi ganti pegawai negeri sipil dengan artificial intelligence adalah untuk mempercepat birokrasi yang ada di Indonesia. Namun hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penggunaan artificial intelligence untuk mengurangi jumlah pegawai negeri sipil. Meski ditargetkan oleh Jokowi untuk mulai berjalan di tahun 2020 mendatang, hal tersebut tentunya masih memerlukan persetujuan dari DPR.

Jokowi Ganti Pegawai Negeri Sipil Dengan Artificial Intelligence . Sumber: Pixabay
Jokowi Ganti Pegawai Negeri Sipil Dengan Artificial Intelligence . Sumber: Pixabay

Selain penggunaan artificial intelligence, Jokowi juga mengungkapkan bahwa targetnya pada periode kedua ini adalah mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam. Menurut Jokowi, sudah saatnya Indonesia beralih ke industri manufaktur yang lebih mutakhir, contohnya seperti produksi mobil listrik. Ia juga menambahkan bahwa sudah saatnya bauxite atau batubara juga digunakan untuk kepentingan produksi dalam negeri, bukan hanya untuk keperluan ekspor. Memang transformasi industri tersebut nantinya akan memerlukan investasi asing, namun ia optimis dengan pembenahan dalam struktur agensi pemerintahan serta birokrasinya akan membantu memperbaiki lingkungan bisnis di Indonesia.

Sumber: Channel News Asia

Tags

Azizah Fauzi

"If you are the smartest person in the room, then you are in the wrong room" - Confucius

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close