InspirasiPopuler

Catatan Kecil Einstein Tentang Hidup Dijual di Pelelangan di Yerussalem

Siapa yang tidak mengenal Einstein sekarang ini. Ilmuan yang terkenal dengan kejeniusannya ini adalah sosok fenomenal yang hingga kini tidak lekang menjadi pembicaraan di berbagai bidang keilmuan. Einstein bukan hanya seorang pengajar ia juga seorang peraih penghargaan Nobel dalam bidang fisika pada tahun 1921. Einstein telah menjadi pengajar sejak 1909 sebagai Dosen Luar Biasa di Zurich. Ia menerima begitu banyak penghargaan dari berbagai universitas di seluruh belahan dunia, namun siapa yang menyangka bahwa sebuah catatan kecil yang einstein tinggalkan di tahun 1922 di jepang akan menjadi sesuatu yang berharga dan memiliki nilai material?

Pada tahun 1922, einstein mengunjungi jepang dalam rangka mengajar sebagai dosen tamu di sebuah universitas di jepang. Ia menginap di Imperial Hotel saat itu, dan ia meninggalkan dua catatan kecil tentang pemikirannya mengenai kehidupan di dua catatan berbeda. Catatan pertama berbunyi:

Sumber: www.channel.nationalgeographic.com

“A quiet and modest life brings more joy than a pursuit of success bound with constant unrest.”

Yang artinya: “Hidup dalam ketenangan dan kesederhanaan membawa lebih banyak kebahagiaan daripada mengejar kesuksesan yang terikat dengan kegelisahan berkepanjangan.”

Pesan ini ia tuliskan di atas kertas yang ia dapat dari hotel. Pesan berikutnya ia tulis begitu sederhana dalam secarik kertas kosong, pesan itu bertuliskan:

“Where there is a will, there is a way” yang artinya “Dimana ada kemauan di situ ada jalan”.

Tentunya tidak akan ada yang menyangka bahwa catatan kecil ini, setelah hampir seratus tahun kemudian akan berada di sebuah acara pelelangan di Yerussalem. Walau hingga saat ini belum jelas maksud dari Einstein memberikan dua catatan kecil ini kepada kurirnya, apakah ia memberikan catatan tersebut sebagai tip, karena ia tidak memiliki uang dalam pecahan kecil atau ia sengaja meninggalkan catatan tersebut karena kurir tidak diperbolehkan menerima tip sesuai adat istiadat di Jepang saat itu, jadi Einstein tidak meninggalkan hotel tanpa memberikan apapun.

Sumber: www.youtube.com

Ia mengatakan kepada kurirnya saat memberikan catatan tersebut “Maybe if you’re lucky those notes will become much more valuable than just a regular tip,” yang artinya “Mungkin jika kamu beruntung, catatan ini akan menjadi jauh lebih berharga dari sekedar tip yang biasa.” Sepertinya apa yang Einstein katakan saat itu menjadi kenyataan.

Catatan dalam secarik kertas ini mungkin tidak memiliki nilai ilmiah sama sekali, namun bagi seorang scientist terkenal dunia, Roni Grozs, catatan ini mungkin saja dapat mengispirasi wawasan personal. Selain itu Roni Grozs juga seorang arsiparis yang bertugas di koleksi terbesar Einstain di Universitas Ibrani Yerussalem. Menurut Roni Grozs, catatan ini dapat juga dapat menjadi refleksi baru tentang ketenaran Einstein, karena catatan ini ia tulis satu tahun setelah ia dikabarkan sebagai peraih penghargaan Nobel di bidang fisika dan saat itu ia sedang berada dalam puncak ketenaran sebagai seorang scientist.

Selain itu, Roni Grozs menyampaikan bahwa apa yang dilakukan koleksi Einstein adalah menggambarkan seorang Einstein sebagai seorang manusia, scientist, dan pengaruhnya terhadap dunia melalui tulisan.

You are special, you are unique, so don't try to copy others.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close