Sains dan Teknologi

13 Cara Belajar Efektif Paling Ampuh! – Para Ahli Neurosains

Cara Belajar Efektif – Otak kita berpotensi untuk menghafalkan informasi sebesar 2.5 Pentabyte atau setara dengan tiga puluh juta jam memutar video Youtube. Namun agar potensi otak dapat digunakan secara efektif, ada beberapa tips belajar yang benar yang harus diterapkan. Seperti hal-hal berikut ini dapat kamu coba untuk meningkatkan kemampuan belajarmu. Cara belajar efektif ini sudah dibuktikan berdasarkan pada penelitian-penelitian ilmiah oleh para ahli Neurosains. Yuk simak penjelasan berikut ini:

1) Spaced Repetition atau Pengulangan Berkala

Untuk memaksimalkan belajarmu, belajar sebentar namun sering. Neurosaintis membuktikan bahwa sinapsis (titik temu antara terminal salah satu neuron dengan neuron lain) yang membuatmu mengingat dan memahami banyak hal . Ini berarti bahwa akan lebih produktif untuk belajar secara teratur dengan beristirahat dengan tidur diantaranya. Coba kamu buktikan sendiri, berlatihlah belajar lima belas menit setiap hari dalam seminggu. Cara belajar seperti itu akan menunjukkan kemajuan yang signifikan.

2) Temukan Gaya Belajarmu sendiri

Belajar Bersama dan Berdiskusi
Belajar Bersama dan Berdiskusi. Sumber: hindustantimes

Setiap orang mempunyai cara belajar efektif yang berbeda dengan yang lainnya. Ada yang cepat menangkap pelajaran dengan menonton tutorial video, ada juga yang belajar bersama-sama dengan teman, ataupun belajar sendiri dalam lingkungan yang sepi.

3) Tidur yang Cukup

Tidur dan istirahat yang cukup merupakan hal yang vital dalam menyimpan informasi di dalam otak. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Universitas Harvard menunjukkan bahwa mahasiswa yang istirahat dengan cukup pada malam harinya dapat mengingat bahan pelajaran sebesar 35% lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang belajar pada pagi hari dan melakukan tes di malam hari tanpa tidur diantaranya.

4) Fokus

Jika kamu orang yang suka menunda-nunda ketika akan belajar seperti contohnya browsing melalui handphone, kamu harus rela untuk mematikan ataupun men-silent semua perangkat elektronik apapun yang dapat mengganggu waktu belajarmu. Kamu juga dapat pergi ke perpustakaan untuk belajar karena suasananya yang kondusif dan cenderung lebih sunyi.

5) Terapkan Teknik Pomodoro

Teknik Pomodoro. Sumber Gambar: fractuslearning.com
Teknik Pomodoro. Sumber: fractuslearning

Atur timer selama 25 menit untuk waktu belajar. Kemudian ketika timer berbunyi, gunakan waktu 5 menit untuk break atau istirahat agar pikiran menjadi lebih tenang dan rileks. Pemberian jeda tersebut juga dapat memberikanmu motivasi supaya tidak bosan dan jenuh dalam belajar. Setelah 5 menit beristirahat, set kembali timer selama 25 menit kembali dan mulai belajar kembali dan seterusnya.

6) Selesaikan Hal Sulit Lebih Dulu

Menyelesaikan hal yang sulit terlebih dahulu setiap harinya adalah tips berikutnya. Ketika kamu telah menyelesaikan hal lebih susah, perasaanmu akan menjadi lebih baik dan percaya diri pada hari tersebut. Selain itu, kamu akan termotivasi untuk menyelesaikan hal-hal lain yang relatif lebih mudah.

7) Olahraga, Meditasi, dan Bersosialisasi

Meditasi Menjernihkan Pikiran. Sumber: Max Relax Channel
Meditasi Menjernihkan Pikiran. Sumber: Max Relax Channel

Terdapat beberapa aktivitas yang telah terbukti dapat mengembangkan kemampuan otakmu seperti berolahraga, meditasi rutin, ataupun berdiskusi dengan teman-teman kamu. Hal-hal tersebut bertujuan merangsang pembentukan neuron-neuron baru di dalam otak.

8) Belajar di Lingkungan yang Kaya Visual

Kamu dapat menghafal dengan jauh lebih cepat dan efektif di lingkungan lebih kaya akan keragaman secara visual. Dua buah kelompok mahasiswa diteliti untuk mengingat kata-kata secara acak, satu kelompok belajar dengan berpindah-pindah ruangan kelas, sedangkan satu kelompok lainnya hanya belajar di sebuah ruangan tanpa berpindah-pindah. Kelompok yang belajar dengan cara berpindah tempat dapat mengingat kata-kata acak tersebut 40% lebih baik dibandingkan dengan kelompok lainnya yang tidak berpindah. Jadi, kamu juga bisa menerapkan teknik berpindah tempat ini ya agar proses mengingatmu menjadi lebih cepat.

9) Belajar dengan Menyenangkan Namun Serius

Sebuah studi sains modern mengatakan bahwa belajar dengan menyenangkan/fun akan mempercepat kamu memahami dan mengingat suatu hal. Oleh sebab itu, Energi positif sangat penting dalam proses belajarmu.

10) Belajar dengan Interval

Untuk dapat mengingat sesuatu dalam jangka waktu yang lama, ulangi belajarmu dengan berkala atau berinterval. Sebagai contoh ketika kamu menghafalkan sebuah kosa kata di dalam sebuah kamus, Belajar paling efektif adalah dengan mereview kata-kata tersebut dalam 1 atau 2 hari setelah kamu menghafal kata-kata tersebut pertama kali, kemudian setelah seminggu, dan setelah satu bulan. Hal ini jauh lebih baik dan efektif dibandingkan mengulanginya setiap hari. Tentunya hal ini tergantung pada kebutuhanmu belajar materi tersebut dan waktu yang menuju hari ujian.

11) 30% Membaca, 70% Mengulangnya

Jika kamu memiliki waktu 1 jam untuk mempersiapkan presentasi/pidato. Gunakan 20 menit untuk membaca dan mempelajarinya. Kemudian gunakan 40 menit untuk mempraktekkannya. Jadi, gunakaan 2/3 waktumu untuk mengulang dan mempraktekannya. Sedangkan 1/3 dari waktu untuk memahami materinya.

12) Lakukan Tes Diri

Tepat setelah kamu belajar, usahakan lakukan tes untuk dirimu sendiri secara cepat atas materi yang sudah kamu pelajari. Bukan tes yang susah dan lama, hanya instant test yang mewakili materi pelajaranmu.

13) Jangan Memaksakan Diri

Ketika kamu sedang tidak mood untuk belajar, lakukan sesuatu yang dapat mengembalikan mood-mu. Jadi, belajarlah tanpa ada paksaan baik dari orang lain ataupun suatu hal.

Nah sudah tau kan gimana cara belajar efektif? sekarang tinggal kamu terapkan saja.

13 Cara Belajar Efektif dianjurkan oleh para ahli sains dunia dirangkum sebagai berikut:

  1. Spaced Repetition atau Pengulangan Berkala
  2. Temukan Gaya Belajarmu sendiri
  3. Tidur yang Cukup
  4. Fokus
  5. Terapkan Teknik Pomodoro
  6. Selesaikan Hal Sulit Lebih Dulu
  7. Olahraga, Meditasi, dan Bersosialisasi
  8. Belajar di Lingkungan yang Kaya Visual
  9. Belajar dengan Menyenangkan Namun Serius
  10. Belajar dengan Interval
  11. 30% Membaca, 70% Mengulangnya
  12. Lakukan Tes Diri
  13. Jangan Memaksakan Diri

Ini Dia Beberapa Cara Belajar Efektif yang Bisa Diterapkan!

Berbicara mengenai seputar pendidikan maka ranah pembahasan secara otomatis melebar pada berbagai aspek. Mengingat tahap belajar memperlukan banyak pemahaman. Persoalan yang sering disorot ialah bagaimana setiap anak mampu memahami setiap materi secara maksimal. Mengingat setiap guru mempunyai caranya masing-masing dalam mengajar si murid, dan tidak semuanya memiliki karakter yang sama. Pertanyaan-pertanyaan inilah yang kemudian mengiring publik untuk mempertanyakan cara belajar efektif. Apa sebenarnya yang perlu dilakukan dan bagaimana metode pelaksanaannya?

Persoalan Mengenai Cara Belajar Efektif

Indonesia termasuk negara dengan jumlah usia produktif lebh banyak dari pada usia non produktif. Hal ini menunjukan bahwa peluangnya dalam mendidik dan menciptakan generasi berkualitas lebih tinggi. Bidang pendidikan menjadi bagian yang terus didiskusikan agar menghasilkan anak muda dengan kualitas tinggi. Misalnya saja, pemerintah sudah sejak lama memberi aturan 9 tahun menjadi waktu wajib untuk bersekolah. Tidak sampai disini, karena sampai pada titik sekarang negara terus mengeluarkan kebijikan menguntungkan pada publik. Guna mempermudah masyarakat dalam mengakses pendidikan. Hal yang kemudian menjadi pembicaraan ialah bagaimana dengan persoalan cara belajar efektifyang bisa diterapkan?

Bukankah cara belajar efektif menjadi pendukung terutama agar Indonesia tidak hanya tinggi dalam kuantitas. Melainkan berperan besar untuk melahirkan generasi berkualitas yang siap bersaing dengan negara lain. Apalagi di era sekarang dimana semua berada di bawah kontrol teknologi. Kemudian bisa dilihat juga bahwa pemerintah kian mendukung dengan kartu belajar untuk mahasiswa. Sehingga bangku kuliah tidak hanya untuk mereka yang mempunyai kelebihan biaya. Tetapi, tugas tidak hanya sampai disini. Masih banyak pertanyaan penting yang harus terselesaikan. Nah, berikut ini beberapa persoalan mengenai proses belajar pada anak, yaitu:

  1. Anak merasa kurang paham dengan metode yang diberikan oleh guru. Hal ini terjadi karena berbagai faktor. Mulai dari karakter anak berbeda-beda. Cara mengajar guru yang kurang menarik sehingga murid sulit memahami, dan faktor lainnya.
  2. Banyaknya kurikulum yang harus dipahami sedangkan kapasitas anak beragam. Sehingga cara belajar efektif hanya mampu diterapkan pada beberapa anak didik.
  3. Terdapat penilaian yang terjadi secara turun-menurun. Seperti penilaian antara anak dengan pintar dan kurang. Tidak tanggung-tanggung judge inilah yang kemudian menyerbar dan membuat sikap “masa bodo”.
  4. Pengelompokan anak pintar dan kurang pandai yang biasanya dilihat dari standar akademik yang diraih oleh setiap anak didik. Hal ini menunjukan bahwa tugas besar bukan hanya memberi penekanan kepada mereka dengan tumpukan tugas. Melainkan bagaimana guru dan murid mampu berkomunikasi untuk bersama mencapai hasil secara maksimal.

Peranan Orang Tua

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa perubahan signifikan pada setiap bagian kehidupan. Mulai dari kesehatan yang sekarang dipenuhi dengan beragam alat medis dengan teknologi canggih. Berikutnya bisnis kini mampu dilakukan oleh setiap orang. Tidak tanggung-tanggung di era sekaranng modal menjadi lebih simpel. Tidak membutuhkan waktu dan uang banyak karena usaha mampu dilakukan secara sederhana. Namun, mendapat keuntungan lebih besar dari bayangan. Hal yang sama terjadi di aspek pendidikan. Dimana bidang pendidikan berubah menjadi bagian luar biasa untuk memajukan setiap negara. Cara belajar efektif jadi pembahasan yang terus dibicarakan. Bahkan pemerintah menyediakan anggaran cukup besar dalam ranah tersebut.

Terlebih lagi di Indonesia didukung oleh berlimpahnya sumber daya manusia. Ketika kelebihan ini tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Sudah bisa dipastikan bahwa tanah air bakal menjadi bagian dari konsumsi besar-besaran. Berbagai bagian pemerintah terus mengatakan bahwa sudah saatnya Indonesia mengolah sumber daya alam serta SDM secara maksimal. Dan pendidikan menjadi satu tempat yang dianggap efisien untuk menanggani permasalahan itu. Tidak heran jika kemudian cara belajar efektif tidak hanya diberatkan pada pihak sekolahan. Melainkan agen perubahan primer, yaitu keluarga juga berperan besar.

Mengapa cara belajar efektif menjadi penting untuk menyukseskan masa depan? Tepat! karena keluarga terutama orang tua berada di barisan utama bagi anak menceritakan semua yang dirasakan. Sudah menjadi kewajiban mereka mengetahui karakter dari si kecil dan mendukung secara peduh lewat media-media lainnya. Cara tersebut akan berhasil ketika pelajar merasa paham denga metode yang diberikan. Mayoritas anak akan merasa nyaman ketika ia diajari oleh orang-orang terdekat. Pembahasan inilah yang kemudian menjorokan Anda pada menjalin komunikasi pada anak.

Apabila orang tua sudah memahami posisi dan karakter si kecil. Proses pemebalajaran di sekaloh lebih terbantu. Dimana mereka tidak perlu berpikir untuk terus sempurna dan mengikuti semua yang diarahkan guru. Anak akan secara otomatis memilih jalan yang menurutnya lebih mudah. Tepat! sampai disini bisa ditarik kesimpulan bahwa cara belajar efektif ialah ketika anak merasa mudah untuk memahami materi. Ketika titik tersebut mampu didapat pada setiap murid maka bisa dikatakan bahwa proses belajar mereka sempurna. Sedangkan untuk pihak orang tua harus benar-benar memahami karakter si kecil. Anda harus menjadi partner yang mendengarkan apa yang si kecil suka, inilah cara paling sederhana.

Jika perlu tanyakan kepada mereka apa yang mereka sukai? Cara belajar efektif seperti apa yang membuat si kecil bahagia? Misalnya saja, Anda mengetahui bahwa mereka suka menyanyi. Tidak ada salahnya untuk mengikuti metode belajar dengan nyanyian. Sedangkan untuk guru biarkan anak mengekspresikan apa yang ia pahami. Tidak perlu terburu-buru menilai bahwa anak ini kurang pintar maupun cerdas. Guru harus menjadi fasilisitator yang baik. Sama halnya dengan fasilitator lainnya dimana seharusnya Anda berada di posisi untuk menyediakan ruang anak dalam mengeluarkan kemampuan. Apabila ini bisa dipahami oleh semua pahlawan tanpa tanda jasa Indonesia. Maka tidak ada yang bisa menutup bahwa kemungkinan generasi siap bersaing mampu terwujud.

Cara belajar efektif mampu dilakukan dengan mudah. Ketika guru dan murid mampu berada di posisinya. Potensi tersebut kian tinggi apabila orang tua berkontribusi didalamnya. Tidak ada yang bisa dimungkiri bahwa pendidikan mempunyai kelebihan luar biasa. Apalagi di era sekarang dimana persaingan kerja terjadi di berbagai perusahaan. Sekolah bukan hanya lagi tempat menciptakan karyawan.

Melainkan bagaimana cara sekolah mampu menciptakan potensi besar yang nantinya siap menerjang persaingan yang ada. Jangan sampai setelah lulus sekolah maupun kuliah. Si anak malah kebingungan. Kenyataan seperti inilah yang menjadi faktor utama kenapa kian menumpuk pengangguran berpendidikan. Cara belajar efektif tidak hanya berguna menyelamatkan anak di masa ujian. Melainkan juga akan bermanfaat untuk ia di kemudian hari.

Karakter Anak Ikut Menentukan

Dikatakan bahwa cara belajar efektif terjadi ketika anak mampu memahami apa yang dia terima. Tidak bisa dimungkiri bahwa karakter si kecil berbeda-beda. Sayangnya, fakta tersebut sudah dianggap biasa oleh publik. Dimana penilaian anak berniali akademik tinggi berarti pintar, dan sebaliknya. Ketika anak tidak mendapat nilai mata pelajaran tinggi. Tanpa tedeng aling-aling mereka langsung dinilai kurang pandai. Apakah hal itu adil? Tentu saja tidak, karena beberapa sumber menyatakan bahwa setia anak pasti memiliki keunggulan.

Nah, kenapa fokusnya tidak pada pertanyaan bagaimana memunculkan kelebihan tersebut? itu kenapa orang tua ikut terseret untuk mewujudkan cara belajar efektif yang bisa diterapkan. Pasalnya, tidak bisa dimungkiri bahwa keluargalah yang harus lebih tahu mengenai anaknya. Sekolah, dan guru berada di posisi fasilitator.

Sehingga pemolesan lebih lanjut harus diberikan oleh pihak keluarga. Anda harus lebih tahu bahwa arah keinginan si kecil. Komunikasi menjadi salah satu kunci agar anak mau terbuka dengan orang tua. Tidak perlu terlalu protektif biarkan mereka mengembangkan apa yang di sukai. Bukan berarti diam dan membiarkan anak menemukan jalannya sendiri. Konsep tersebut sangat tidak dibenarkan karena mereka tetap membutuhkan kontrol. Agar tetap berada di alur semestinya. Cara belajar efektif bisa dilakukan di rumah. Contohnya, mengulang pelajaran dengan metode yang anak sukai.

Dikutip dari kompasiana.com- Menurut (Dwi, 2018) Peran guru sangat penting dalam proses pembelajaran untuk desswa=menciptakan suasana belajar yang berkualitas sehingga menghasilkan output yang berkualitas pula. Fakta bahwa cara belajar efektif masih banyak kendala di lapangan terkait dengan peran guru yang kompeten dan profesional. Masih banyak siswa yang belum dapat secara optimal menerapkan hasil pendidikan di sekolah ke dalam kehidupan nyata. Inilah yang perlu mendapat perhatian, agar guru sebagai ujung tombak keberhasilan tujuan pendidikan nasional yang dapat dicapai oleh siswa. Salah satu cara belajar efektif adalah dengan mengetahui karakter dari masing-masing peserta didik di SD.

Burhaein berpendapat bahwa cara belajar efektif berdasarkan karakteristik anak usia sekolah dasar yang senang bermain, bergerak, menelompok, dan praktik langsung. Oleh karena itu, berkaitan dengan aktifitas tersebut disesuaikan dengan pertumbuhan fisiknya dan perkembangan emosional anak. Sehingga guru tidak hanya berperan dalam mencari tahu bagaimana cara agar materi dipahami. Melainkan apa yang membuat anak suka dengan apa yang sedang dilakukan. Poin ini pula yang kemudian membuat orang tua harus mau terseret didalam proses perkembangan si anak. 

Manfaat Bermain Sebagai Salah Satu Cara Belajar Efektif

Usia sekolah dasar harus diiringi dengan beragam aktivitas. Pengelolaan minat murid harus dilakukan sejak dini. Materi menunjang kemampuannya dan bermain adalah salah satu cara belajar efektif yang harus terus dilakukan. Disinilah ekspresi anak tersalurkan. Sedangkan guru harus melakukan koordinasi dengan baik agar semua bagian mendapat porsi yang sesuai. Tidak ada yang perlu dipersalahkan karena pada dasarnya permainan terlandasi dengan sikap sportif.

Misalnya saja, dari bermain bola meningkatkan anak dalam melatih kepercayaan diri si kecil sekaligus kebanggaan dirinya. Rasa bahagia membuat si kecil merasa dihargai. Inilah kunci awal tahap cara belajar efektif mulai menimbulkan dampak positif. Berikut ini manfaat lain dari bermain:

  1. Meningkatkan kepercayaan diri anak. Seperti yang sudah dibahas di atas bahwa anak mempunyai karakter dan kecerdasannya masing-masing. Mereka yang mempunyai nilai rendah. Bukan berarti dia bodoh. Namun, pasti ada penyebab lain. Misalnya, kurang motivasi orang tua, dan lain sebagainya. Itu kenapa orang tua berperan besar dalam menjangkau cara belajar efektif bagi si kecil.
  2. Bermain secara grup memberi dampak pada pengolahan untuk kerjasama. Secara otomatis mereka akan belajar untuk saling menghargai sekaligus tidak mementingkan kepentingannya sendiri. Apabila ini mampu dipahami dengan baik. Maka tidak menutup kemungkinan mereka tercipta generasi siap dengan semua tantangan di luar.

Peran Guru Dalam Cara Belajar Efektif

Rima Trianingsih, Pengantar Praktik Mendidik anggota masyarakat (Amir, 2011: 5). Peran guru dalam mendidik anak bukanlah hal yang sederhana namun meliputi beberapa aspek kehidupan. Guru sebagai pintu kedua untuk mencapai cara belajar efektif, pengajar harus mampu menunjukkan penampilan yang terbaik di depan anak didiknya. Guru harus mampu membangkitkan semangat, kepercayaan diri dan harga diri setiap anak didik untuk menuntut ilmu.

Guru juga harus mampu keratif dan inovatif dalam memilih model pembelajaran yang mendorong terciptanya suasana kelas yang menyenangkan bagi seluruh anak didiknya. Ketika mengajar guru wajib menguasai materi pelajaran sehingga dapat memberikan pemahaman yang baik kepada anak didik. Selain mengajar, guru adalah seorang pendidik.

Hal mengenai peran guru dalam cara belajar efektif juga dikemukakan oleh Suyanto & Jihad (2013: 5) menyatakan bahwa mendidik sangat erat kaitannya dengan membimbing, mengasuh, membina termasuk di dalamnya juga pengajaran bagi anak didik. Ketika mendidik, seorang guru adalah teladan bagi anak didiknya. Guru harus memiliki etika yang baik sebagai seorang manusia.

Guru harus memiliki karakter dan kepribadian yang baik dan benar sehingga dapat menanamkan nilai-nilai yang baik kepada anak didik. Salah satu wujudnya yaitu ketika guru berada di masyarakat maka guru harus mampu menjadi warga masyarakat yang baik dengan menjunjung nilai-nilai luhur yang melekat pada profesinya. Cara belajar efektif bisa pula berbentuk teladan yang diberikan guru akan menjadi inspirasi dan mendorong anak didik untuk bertindak dan bertutur dengan baik, sopan serta cerdas beretika.

Tidak perbeda dari dua pendapat di atas Slavin(2011: 5) menyatakan bahwa guru yang luar biasa cenderung memiliki kekuatan dan karisma yang tidak bisa dimiliki guru yang lain. Hal tersebut dapat dijelaskan bahwa guru yang hebat selalu berusaha memperbaiki diri, baik dari segi pembelajaran, media, maupun dalam pemahamannya terhadap karakteristik dan perkembangan peserta didiknya.

Setiap masalah atau kesulitan yang dihadapi anak didik mampu diselesaikannya dengan cara-cara yang bermakna bagi anak. Guru yang hebat bukanlah guru yang sekedar mendidik dan mengajar, namun guru selalu kaya akan nilai-nilai positif dalam setiap situasi dan kondisi. Sampai disini bisa dikatakan bahwa guru jadi elemen penting untuk mencapai cara belajar efektif.

Praktik  Cara Belajar Efektif yang Bisa Diterapkan

Cara belajar efektif menjadi poin yang perlu dibicarakan secara terus-menerus. Mengingat konsep pendidikan memiliki tujuan besar untuk generasi. Indonesia sendiri berada di posisi dengan usia produktif tinggo. Sudah seharusnya fakta ini menjadi kelebihan untuk negeri ini. Sehingga, sudah saatnya antar elemen saling berkontribusi membantu proses belajar berjalan lancar. Mulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga yang harus siap siaga mendengar semua cerita anak selama di sekolah. Kemudian pendukung lain muncul dari tenaga pengajar. Pasalnya, cara belajar efektif berada di tangan mereka. Berikut inilah metode pomodoro yang dikenalkan oleh Francisco Cirillo yang bisa gunakan, yaitu:

  1. Tentukan topik belajar.
  2. Pasang waktu selama 25 menit.
  3. Fokus belajar materi.
  4. Setelah itu istirahat 5 menit.
  5. Ulangan selama 4 kali. Barulah istirahat 15-30 menit.
Follow media sosial AkuPaham, Yuk!

Tags

Rendra Saputra

Information is Power. But like all power, there are those who want to keep it for themselves. - Rendra Saputra

13 Comments

  1. Ping-balik: Para AhliNeurosainsMengatakan: Ini Cara BelajarEfektif Paling Ampuh! – septianblog
  2. Ping-balik: Para Ahli Neurosains Mengatakan: Ini Cara Belajar Efektif Paling Ampuh! | my education
  3. Ping-balik: Para Ahli Neurosains Mengatakan: Ini Cara Belajar Efektif Paling Ampuh! – My Education
  4. Ping-balik: PENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN | my education
  5. Ping-balik: Mengembangkan Cara Belajar Lebih Tepat | Warung Sains Teknologi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close