Biografi TokohInspirasi

Biografi Albert Einstein, Sang Ilmuwan Jenius Fisika Terbesar Abad 20, yang juga Penderita Disleksia

Yuk, follow Instagram dan subscribe Youtube AkuPaham untuk konten menarik (infografis) dan fakta unik seputar tokoh-tokoh inspiratif Indonesia dan dunia lainnya!

Biografi Albert Einstein – Pada kesempatan kali ini. AkuPaham akan membahas tentang biografi ilmuwan tersohor abad 20 yaitu biografi Albert Einstein. Albert Einstein adalah ilmuwan fisika teoritis yang dipandang luas sebagai salah satu ilmuwan terbesar dan juga sangat populer di abad ke-20. Albert mengemukakan teori relativitas dan banyak menyumbang bagi para pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistika, dan juga kosmologi. Albert dianugeragi penghargaan Nobel dalam fisika atas pengabdiannya di tahun 1921. Salah satu rumus yang paling populer dan membuatnya banyak dikenal orang adalah E = mc2, ini adalah rumus teori relativitas. Karena kepopulerannya, banyak penulis yang menjadikan biografi Albert Einstein sebagai karya favorit mereka. Simak biografi selengkapnya berikut ini.

Biografi Albert Einstein

Subscribe Channel AkuPaham

  • Nama: Albert Einstein
  • Tanggal lahir: 14 Maret 1879
  • Tempat lahir: Ulm, Wuttemberg, Jerman
  • Tanggal Meninggal: 18 April 1955
  • Tempat Meninggal: Princeton Medical Center, New Jersey, Amerika
  • Ayah: Hermann Einstein
  • Ibu: Pauline Einstein
  • Anak: Eduard Einstein, Hans Albert Einstein, Lieserl Einstein

View this post on Instagram

Lahir di Ulm, Wurttemberg kurang lebih 100 km sebelah timur Stutgart Jerman, 14 Maret 1879, Albert Einstein dinobatkan sebagai ilmuwan paling terkenal di abad 20. Einstein memiliki kejeniusan yang luar biasa. Para peneliti menganggap bahwa unsur otak Einstein memang beda dari otak manusia pada umumnya. Penemuan terbesarnya adalah teori relativitas yang dikemudian hari disalahgunakan manusia untuk pengembangan senjata nuklir. Ingin tahu lebih banyak tentang Albert Einstein? Swipe ke-kiri, yuk! #akupaham #inspirasi #ingintahu #infographic #biografi #alberteinstein #ilmuwan #quotes #kisahsukses #motivasi #inspiratif #infomenarik #trending #pengetahuan

A post shared by AkuPaham (@akupahaminfo) on

Albert Einstein dilahirkan dari keluarga Yahudi, ayahnya bernama Hermann Einstein yang menjalani pekerjaan elektrokimia dan ibunya adalah Pauline. Albert sekolah di sekolah Katolik, ia mulai mempelajari hitung menghitung, yakni matematika di usia 12 tahun. Sebelumnya, orang di sekitarnya sudah memprediksi bahwa matematikanya sangat tidak cocok, sebab Albert sering sekali gagal dalam menghitung. Akan tetapi, pada kenyataannya prediksi tersebut memang tak benar.

Keluarganya selalu memberi motivasi Albert Einstein untuk terus belajar matematika dengan cara memberi usulan dan buku mengenai matematika atau sains. Albert sangatlah pendiam dan tidak suka bermain dengan teman seumurannya. Albert terus belajar matematika dan sains. Dulunya ia sering dikatakan sebagai pelajar yang lamban, mungkin saja karena sifatnya yang pemalu tersebut.

Ayah Albert Einstein dulunya juga pernah mengalami kegagalan dalam pekerjaannya, maka di tahun 1894, Hermann Einstein berpindah ke Pavia, Italia dan Albert Einstein tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolahnya sebelum akhirnya ia tinggal bersama dengan keluarganya di Pavia, Italia. Pada saat Albert Einstein mulai belajar di Eidgenossische Technische Hochschule di Swiss, ia mulai kenal apa itu cinta dan pada akhirnya ia berkenalan dengan seorang wanita cantik kebangsaan Serbia yang ahli dalam pelajaran matematika. Di tahun 1901 Albert Einstein selalu mendiskusikan mengenai dunia sains pada temannya, termasuk Mileva yang pada akhirnya mereka berdua memutuskan untuk menjalin hubungan asmara lalu menikah. Dan akhirnya mempunyai seorang puteri cantik yang lahir di tahun 1902.

Setelah Albert Einstein lulus dari Eidgenossische Technische Hochschule (ETH) ia mulai mencari pekerjaan, akan tetapi Einstain mendapat penolakan sebab dalam bekerja Albert Einstein terlalu buru – buru dan pada akhirnya memiliki penilaian buruk pada pekerjaan tersebut. Setelah itu, ia mendapatkan lagi pekerjaan, hasil promosi dari ayah temannya. Dimana dalam pekerjaannya tersebut Albert Einstein ditempatkan untuk menilai aplikasi paten alat – alat yang ada kaitannya dengan pengetahuan fisika. Dalam sambilannya ia bekerja, Albert mendapatkan gelar Doktor.

Biografi Albert Einstein : Ilmuwan Terpopuler di Dunia

Subscribe Channel AkuPaham

Einstein telah mendapatkan banyak sekali kesuksesan yang berhasil  diraih sebagai ilmuwan fisika, hingga pada akhirnya Albert Einstein menutup matanya untuk selama – lamanya pada tanggal 17 April 1955, karena pendarahan hebat akibat dari pecahnya suatu aneurisme aorta perut. Selama proses outopsi, para ahli patologi dari Rumah Sakit, yakni Princeton Thomas Stoltz Harvey mengambil otak Albert Einstein untuk proses pengawetan dan hal tersebut ternyata dilakukannya tanpa mendapatkan ijin dari keluarga. Hingga kini Albert Einstein tetap dikremasikan oleh keluarganya di tempat yang sampai sekarang masih dirahasiakan, sehingga tak ada satu orang pun yang tahu, kecuali keluarga Albert Einstein sendiri.

Terus kunjungi website AkuPaham untuk biografi tokoh yang menginspirasi seperti biografi steve jobs, bill gates, dan tokoh lainnya.

Yuk, follow Instagram dan subscribe Youtube AkuPaham untuk konten menarik (infografis) dan fakta unik seputar tokoh-tokoh inspiratif Indonesia dan dunia lainnya!

Follow media sosial AkuPaham, Yuk!

Tags

Rendra Saputra

Information is Power. But like all power, there are those who want to keep it for themselves. - Rendra Saputra

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close