Info BeasiswaPendidikan

Australia Award Scholarship: Kesempatan Kuliah di Australia

Melanjutkan kuliah ke luar negeri saat ini bukanlah hal yang sulit. Berbagai beasiswa untuk melanjutkan studi diberikan oleh banyak institusi baik di dalam negeri maupun di luar negeri, baik dari institusi dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu beasiswa dari institusi luar negeri adalah Australia Award Scholarship yang diberikan oleh pemerintah Australia kepada pelajar-pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan, penelitian dan meningkatkan karir profesional. Saat ini pemerintah Australia membagi beasiswa menjadi 2 program yaitu program jangka panjang dan jangka pendek. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang program jangka panjang.

Program Jangka Panjang

Sumber: www.pixabay.com

Program yang termasuk program jangka panjang adalah program master dan program doctoral. Berikut penjelasan singkat tentang kedua program:

  1. Program master. Program master harus diselesaikan dalam jangka waktu dua tahun. Pelamar akan ditawarkan untuk mengambil program penelitian (kebanyakan untuk akademisi), coursework yang tanpa penelitian (biasa diambil oleh para profesional) atau gabungan dari keduanya (biasanya ditawarkan kepada profesional yang bekerja dengan melibatkan banyak penelitian). Pada program master, pelamar bisa saja mengambil dua bidang studi sekaligus atau doubledegree, hanya jika kedua bidang studi yang ingin diambil berada di satu institusi dan keduanya dapat diselesaikan dalam waktu dua tahun.
  2. Program doctoral. Program doctoral harus diselesaikan dalam waktu paling lama 4 tahun. Untuk mendaftar pada program pelamar harus mendapatkan rekomendasi dari pemerintah. Biasanya rekomendasi diberikan kepada pelamar yang menempati atau diharapkan dapat menempati posisi sebagai peneliti atau pengawas peneliti di bidangnya di institusi-institusi penelitian (contoh: universitas) di Indonesia.

Persyaratan Untuk Pelamar

Sumber: www.pixabay.com

Tentunya setiap pemberi beasiswa memiliki persyaratan serta kualifikasi khusus buat kamu, si pelamar beasiswa, lengkapi. Adapun beberapa persyaratan yang diberikan oleh pihak pemerintah Australia untuk pelamar beasiswa AAS adalah sebagai berikut:

  1. Pelamar adalah warga negara Indonesia yang tinggal di Indonesia dan melamar beasiswa dari Indonesia.
  2. Tidak menikah atu memiliki hubungan kekeluargaan dengan orang yang memiliki kewarganegaraan Australia atau New Zealand (selandia Baru), atau orang yang memiliki visa permanen residen di daerah mana pun di Australia dan New Zealand.
  3. Memilki semua kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah Australia untuk pelajar internasional yang akan masuk ke Australia.
  4. Tidak sedang melamar visa untuk tinggal atau menetap di Australia
  5. Tidak melamar beasiswa AAS (untuk program beasiswa jangka panjang) yang kedua kalinya, kecuali setelah tinggal dan kembali ke Indonesia selama dua kali masa tinggal di Australia. Contoh: telah mendapat beasiswa AAS untuk program magister selama 2 tahun, kamu bisa melamar kembali beasiswa AAS setelah kembali dan menetap di Indonesia selama 4 tahun.
  6. Tidak sedang melayani atau bertugas di institusi militer.
  7. Dapat memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh departemen imigrasi dan penjaga perbatasan untuk Visa pelajar DFAT.
  8. Dapat memenuhi persyaratan dari universitas tempat belajar.
  9. Dapat memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Sumber: www.pixabay.com

Saat melamar beasiswa tentu kamu tidak dapat datang dengan tangan kosong, salah satu hal penting untuk disiapkan adalah dokumen terkait beasiswa kamu. Berikut adalah dokumen-dokumen yang harus segera kamu siapkan:

  1. Fotokopi akta kelahiran
  2. KTP atau halaman informasi personal pada paspor
  3. CV terbaru
  4. Ijazah
  5. Transkip Nilai
  6. Sertifikat asli IELTS atau TOEFL sesuai score yang ditentukan.
  7. Pelamar magister juga harus melampirkan Ijazah DIII jika menggunakan ijazah DIV atau S1 extension.
  8. Pelamar doktoral juga harus melampirkan ijazah S1
  9. Referensi akademik dari pembimbing atau supervisor S2 untuk program doktoral.
  10. Untuk pelamar program doktoral yang studinya akan melibatkan paling sedikit 50 persen penelitian harus melampirkan proposal penelitian dalam formulir aplikasi.
  11. Untuk pelamar yang melamar secara online, harus mengunggah ‘ formulir informasi tambahan khusus pendaftar online’.

Seluruh dokumen di atas harus disahkan oleh:

  1. Notaris atau
  2. Catatan resmi dari institusi yang menerbitkan sertifikat

semoga informasi singkat tentang beasiswa Australia Award Scholarship di atas bisa berguna buat kamu-kamu yang tengah mempersiapkan diri untuk melamar beasiswa ke luar negeri ya. selamat mencoba.

Tags

You are special, you are unique, so don’t try to copy others.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close