Populer

Alasan Nyata Mengapa Kamu Tidak Bisa Meninggalkan Facebook

Facebook baru-baru ini mengumumkan bahwa sekarang Facebook memiliki lebih dari 2 miliar pengguna. Hal ini membuat “populasi” Facebook lebih besar dari penduduk Cina, Amerika Serikat, Meksiko dan Jepang jika digabungkan. Popularitas dan pengaruh yang dimiliki Facebook di masyarakat sangat besar sekali. Tapi menurut banyak orang, pengalaman menggunakan Facebook sebenarnya sangat adiktif dan kadang menyebalkan. Penelitian akhir-akhir ini menunjukkan bahwa alasan untuk hal tersebut sangat sederhana dan ini ada hubungannya dengan pengguna Facebook lainnya dan bagaimana perasaan kita terhadap orang lain di media sosial.

Menurut CEO Facebook, Mark Zuckerburg dan timnya, alasan mengapa Facebook harus hadir di tengah masyarakat sangat sederhana. Facebook bertujuan untuk “memberi orang kekuatan untuk membangun masyarakat dan membawa dunia lebih dekat”, dengan menawarkan kesempatan kepada individu untuk terhubung dengan teman dan berbagi konten yang bermakna, ini bertujuan untuk memperkuat hubungan dan ikatan komunitas.

Dan Inilah Alasan Nyata Mengapa Kamu Tidak Bisa Meninggalkan Facebook

1) Senang Menjadi Pengamat Orang Lain di Media Sosial

Spy Facebook
Spy Facebook-Pixabay

Facebook mensurvei secara selektif dan mewawancarai lebih dari 100 pengguna Facebook. Temuan Facebook menunjukkan bagaimana orang terus menggunakan situs ini dan tetap terhubung dengan orang lain melalui Facebook meskipun mereka sering mengganggu atau menyinggung perasaan satu sama lain. Tapi bukannya menutup akun Facebook atau memutuskan hubungan pertemanan, mereka malah terus menggunakan Facebook untuk mengawasi orang lain secara diam-diam dan juga sangat merasa senang karena dapat menilai pengguna lain melalui aktivitasnya di media sosial.

Dengan kata lain, Facebook mencerminkan dinamika sosial yang menjadi inti dari semua hubungan manusia yang sesungguhnya. Sama seperti dalam kehidupan offline mereka, orang mencoba untuk membuka diri untuk membangun persahabatan mereka dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu hal terpenting yang Facebook temukan dalam penelitian ini adalah tingginya jumlah orang yang mengatakan bahwa mereka sering tersinggung oleh apa yang diposkan teman mereka. Karena ada beberapa hal-hal yang menyebabkan beberapa golongan, ras, agama, dan masyarakat tertentu yang tersakiti karena postingan yang tidak sesuai pada tempatnya.

Misalnya ketika kamu memposting tentang dukunganmu kepada orang lain namun ada pengguna Facebook lainnya yang tersinggung karena mereka adalah orang yang kontra terhadap orang yang kamu dukung. Atau ketika kamu memposting pesan pribadimu di beranda Facebook dan banyak orang lain yang merasa terganggu karena kamu telah memposting kehidupan pribadimu di media sosial. Namun respon yang beragam di dunia sosial sangatlah wajar karena Facebook telah menyatukan milyaran orang yang beragam dalam satu wadah sehingga wajar jika sering terjadi singgungan.

2) Ingin Mengikuti Kasus Orang Lain

Spy Facebook
Spy Facebook-Pixabay

Ketika kamu membuka Facebook, hal yang ingin kamu ketahui biasanya adalah postingan dari pengguna Facebook lainnya yang terhubung denganmu, entah postingan tentang masalah pribadinya atau masalah yang sedang melanda tokoh besar di negeri ini. Dengan kata lain, Facebook digunakan sebagai alat komunikasi instant untuk mengetahui sesuatu tanpa harus bertanya kepada orang lain secara langsung. Beberapa orang akan sangat senang membagikan permasalahan orang lain tanpa merasa canggung sehingga mengundang banyak komentar dari pengguna lainnya, dengan membaca komentar dari pengguna Facebook lainnya, kamu akan menarik kesimpulan dari apa yang dipikirkan oleh temanmu tanpa harus mendiskusikannya terlebih dahulu. Dengan cara seperti ini kamu dapat menilai orang lain dengan cara yang mudah meskipun tujuan dari hadirnya Facebook bukanlah seperti ini. Bahkan kamu dapat menyimpulkan sudut pandang teman kantormu hanya dengan melihat aktivitas Facebooknya.

Dari dua alasan tersebut, kamu akan sangat sulit meningalkan Facebook karena selalu ingin menjadi pengamat orang lain dan mengetahui dinamika sosial secara instant tanpa harus bertanya secara langsung kepada orang lain. Meskipun kamu mungkin sering tersinggung karena postingan orang lain tentang sudut pandang mereka terhadap ras, agama, dan politik.

Jika kamu pengguna aktif dari Facebook, gunakanlah media sosial sesuai dengan tujuan awal Facebook dan jangan mudah menilai orang lain dari aktivitas Facebooknya sebelum mengenal mereka secara mendalam. Dari pada mengamati kebiasaan orang lain, akan lebih baik jika kamu menyukai laman Facebook dari AkuPaham karena banyak sekali informasi positif yang akan dibagikan pada beranda Facebookmu di setiap harinya.

Tags

Your heart may broken but not your mind. Sharing not only for your love but also for your life.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close