InspirasiPopuler

18 Pemimpin Muda Indonesia Diundang Untuk Menghadiri Forum Pemimpin Yayasan Obama.

Halo Pahamers, pemimpin muda dari Indonesia semakin diakui dunia loh. Ada 18 pemimpin muda dari Indonesia yang diundang untuk menghadiri forum Pemimpin Yayasan Obama. Forum apa itu dan siapa saja mereka, yuk kita bahas!

Forum global lintas sektor telah mengundang 200 pemimpin baru dari 33 negara dari berbagai latar belakang; baik itu publik, swasta, atau nirlaba; untuk representasi kerja pada berbagai isu seperti pendidikan, lingkungan, komunikasi, dan kewirausahaan.

Delapan belas pemimpin muda dari Indonesia telah dipilih untuk bergabung dengan ratusan rekan mereka di Forum Pemimpin Yayasan Obama Asia-Pasifik di Kuala Lumpur, Malaysia, yang akan berlangsung selama lima hari pada bulan Desember.

Dissa Ahdanisa, seorang pendiri Fingertalk, sebuah perusahaan sosial yang bekerja dengan komunitas tuli dan penyandang disabilitas lainnya, adalah salah satu pemimpin muda dari Indonesia yang dipilih.

Dissa mengatakan dirinya berharap dapat bekerja sama dengan pemimpin muda lainnya untuk menyebarkan kesadaran tentang orang-orang disabilitas dan tantangan yang mereka hadapi, khususnya di Indonesia.

“Saya juga ingin bertemu orang-orang yang memiliki pemikiran serupa dari berbagai belahan dunia, belajar tentang apa yang mereka lakukan, mengapa dan bagaimana mereka melakukannya. Saya berharap bisa berkolaborasi untuk menciptakan dampak yang jauh lebih besar di masa depan,” katanya dalam rilis untuk The Jakarta Post, Jum’at.

18 Pemimpin Muda Indonesia Diundang Untuk Menghadiri Forum Pemimpin Yayasan Obama. Sumber Foto: www.wnpr.org

Seperti halnya Dissa, editor eksekutif media nirlaba The Conversation Indonesia, Prodita Sabarini, mengatakan ia merasa terhormat dipilih dan menjadi bagian dari kelompok yang beragam dan menakjubkan.

“Saat tumbuh dewasa, saya melihat para pemimpin adalah laki-laki dengan gaya otoriter dan mendominasi. Kita membutuhkan lebih banyak keragaman dalam posisi kepemimpinan,” katanya.

Ketua Yayasan Bawah Anambas Jerry Winata mengatakan sebagian besar negara di kawasan Asia-Pasifik masih dianggap negara berkembang dan berpenghasilan menengah yang berada di antara dilema memprioritaskan pertumbuhan ekonomi atau memiliki upaya perlindungan lingkungan yang lebih kuat.

Jerry telah menghabiskan bertahun-tahun dalam bidang pengembangan, membantu orang keluar dari kemiskinan bersama Bank Dunia, dan meningkatkan nutrisi untuk anak-anak miskin dan wanita hamil dengan Program Pangan Dunia PBB.

“Saya merasa rendah hati untuk menjadi bagian dari kelas pertama Pemimpin Yayasan Obama,” katanya.

“Saya sangat senang bisa terhubung dengan 199 pemimpin baru yang berasal dari seluruh kawasan Asia-Pasifik untuk menerangi jalur yang lebih jelas untuk pertumbuhan berkelanjutan,” tambahnya.

Program Kepemimpinan Selama Satu Tahun.

18 pemimpin Indonesia dan lainnya akan bertemu di Kuala Lumpur, Malaysia, mulai 10 hingga 14 Desember 2019.

Acara ini bertujuan untuk membekali peserta dengan lokakarya untuk meningkatkan keterampilan mereka dan memberikan kesempatan untuk memperluas jaringan global mereka.

Para peserta selanjutnya akan mengikuti program kepemimpinan selama satu tahun. Dalam program ini para peserta diharapkan untuk menerapkan keterampilan dan pengetahuan yang mereka pelajari selama forum di bidang masing-masing.

Selain mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama dan mantan ibu negara Michelle Obama, tokoh-tokoh terkemuka lainnya juga dijadwalkan untuk memberikan pidato dan membawakan diskusi tentang kemajuan dan peluang di kawasan Asia-Pasifik.

Tokoh-tokoh lainnya adalah Wakil Menteri Pengembangan Perempuan, Keluarga, dan Masyarakat Malaysia YB Hannah Yeoh, kemudian pengusaha Malaysia dan salah satu pendiri Air Asia Tony Fernandes, serta pengusaha Indonesia dan pendiri JAVARA, Helianti Hilman.

Sumber: The Jakarta Post

Tags

Nanda Ang

Love and Work, Work and Love, that's all there is. -Sigmund Freud-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close